Disebut Menghalangi Demokrasi, Begini Penjelasan Pemuda Pancasila Kota Tangerang

- Jurnalis

Kamis, 6 Juni 2024 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus MPC Pemuda Pancasila Kota Tangerang (Poto:ifakta.co/acil)

Pengurus MPC Pemuda Pancasila Kota Tangerang (Poto:ifakta.co/acil)

KOTA TANGERANG, ifakta.co – Ormas Pemuda Pancasila MPC Kota Tangerang membantah jika organisasinya disebut menghalang – halangi aksi unjuk rasa forum Tangerang yang menuntut Teguh Kepala Kesbangpol Kota Tangerang mundur lantaran dinilai gagal dalam menggelar peringatan harlah Pancasila.

Kepada wartawan, Tono Darussalam Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Tangerang menjelaskan pada kegiatan aksi unjuk rasa yang digelar oleh Forum Tangerang berbarengan dengan jadwal ujian dari SMKN 1 Kota Tangerang yang letaknya persis didepan kantor Kesbangpol.

“Kami tidak menghalang – halangi toh mereka juga teman teman kita yang sama sama mempunyai misi membangun kota Tangerang agar lebih baik lagi, kita cuma tidak mau orasi teman teman pergerakan dengan speker besar menggangu jalannya ujian yang sedang dilakukan oleh para siswa SMKN 1 yang sebagian besar putra dan putri dari kader Pemuda pancasila,” ungkap Tono Darusallam yang akrab disapa Toda saat menggelar Konferensi Pers disalahsatu resto dibilangan kota Tangerang kamis (06/06/2024).

Jika berhubungan dengan Ideologi pancasila, Lanjut Toda, Pihaknya yang akan berdiri digaris paling depan untuk membelanya, namun begitu aspirasi yang disampaikan sudah seharusnya tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat umum lainnya.

“Kehadiran kita memastikan aspirasi dan tuntutan dari kawan kawan pergerakan dapat langsung didegar oleh Kepala Kesbangpol, namun pada pelaksanaan dilapangan kami melihat terdapat mobil komando yang tentunya dikhawatirkan mengganggu jalannya ujian yang tengah ditempuh oleh anak – anak dari kader kami,” ungkap Toda.

Selain itu, lokasi kantor kesbangpol yang berada ditengah – tengah kawasan pendidikan dikhawatirkan menggangu masyarakat lainnya sehingga kadernya menyarankan kepada massa peserta aksi untuk menepikan mobil komando yang dibawa oleh peserta unjuk rasa.

“Itu jalannya kecil banget, kita arahkan untuk parkir ditempat yang lebih lega kan kita tahu sebelahnya ada kantor kementerian agama, ada pengadilan agama, ada kampus tentunya jika mobil komando diparkirkan tepat didepan kantor Kesbangpol kota Tangerang akan menghambat arus lalulintas masyarakat,” ungkap Toda.

Baca juga :  Jelang Pembukaan POPDA XI Banten, Dr. Nurdin: Kota Tangerang Siap Jadi Juara dan Tuan Rumah yang Baik

Namun demikian Toda menyampaikan permohonan maaf atas Peristiwa gesekan antara anggotanya dan peserta aksi yang sempat terjadi pada saat pelaksanaan aksi unjuk rasa sebelumnya.

“Jadi dalam Vidio yang beredar ada anggota kami yang sempat bersitegang dengan peserta aksi, atas hal tersebut saya atasnama Pemuda Pancasila Kota Tangerang memohon maaf yang sebesar besarnya kepada masyarakat khususnya kawan kawan dari pergerakan massa peserta aksi,” ungkap Toda.

Sebelumnya, Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Forum Aktivis Tangerang Raya (Fortang) melakukan demonstrasi di depan Kantor Badan Kesbangpol Kota Tangerang, Rabu (5/6). Aksi tersebut dilakukan atas kegagalan organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut dalam memaknai Hari Lahir (Harlah) Pancasila pada 1 Juni 2024. Selain gagal dalam memaknai Harlah Pancasila, Badan Kesbangpol pun dinilai gagal dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai OPD yang melakukan pembinaan terhadap masyarakat, di antaranya Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

Baca juga :  Rotasi Pejabat Pemkot Tangerang Dinilai Politis, Bukan Kedepankan Kepentingan Publik

Selain gagal dalam memaknai Harlah Pancasila, Badan Kesbangpol pun dinilai gagal dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai OPD yang melakukan pembinaan terhadap masyarakat, di antaranya Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

Meski dalam aksi tersebut massa demonstrasi diadang oleh Ormas, pedemo tetap terus menyuarakan tuntutan dan berhasil menyampaikan tuntutan tersebut kepada Kepala Badan Kesbangpol Kota Tangerang Teguh Supriyanto di depan kantornya. Kordinator Lapangan Aksi Taher mengatakan pihaknya menyuarakan tuntutan atas kegagalan Kaban Kesbangpol Kota Tangerang dalam menjalankan tugas dan fungsinya, lantaran OPD tersebut dalam pelaksanaan Upacara Harlah Pancasila dinilai gagal. “Upacara Pancasila seharusnya ramai dengan organisasi masyarakat, LSM, dan Organisasi Kemasyarakat Pemuda (OKP), tetapi, yang terlihat dan hadir pada acara tersebut hanya segelintir saja,” katanya.

Berita Terkait

Sahabat kehidupan Bantu Ibu Yeni Yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga
Kodim 0510/Tigaraksa Komsos Dengan KB TNI TA 2024, Kasdim: Wujudkan Pertahanan Tangguh Untuk Indonesia Maju
Babinsa Koramil 14/Panongan Distribusikan Langsung Bantuan Beras Dari Bulog Untuk Warga
Dibawah Kepemimpinan Pj Bupati Tangerang Andi Ony Mampu Dongkrak Pertumbuhan Realisasi Pajak Daerah 99 Milyar Periode bulan Januari – Mei
Jelang Iduladha 2024, Sekda Bambang: Harga Pangan di Tangsel Tetap Stabil
Tidak Kantongi Rekomtek, Proyek Jembatan Pintu Air 10 Jadi Sorotan
Babinsa Koramil 01/Teluknaga Serka Hanafi Pantau Langsung Sidang Pleno Pemilihan Ketua RW Kelurahan Dadap
Bersinergi Babinsa Dan Bhabinkamtibas Berikan Pendampingan “Grebek Posyandu”

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:23 WIB

Sejumlah Upaya Terus Dilakukan, Termasuk Proses Mediasi di PN Tangerang, Kuasa Hukum Penggugat Minta Widya Andescha Harus Kembalikan Hak Ketiga Kliennya

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:04 WIB

Tak Diberangkatkan, Ratusan Calon PMI Minta ke Widya Andescha Uang Dikembalikan

Kamis, 6 Juni 2024 - 23:48 WIB

Wisnu Harto S.H : Penahanan Kepala Desa Krinjing Tidak Sesuai Prosedur dan Dipaksakan, Dirinya Menuntut Praperadilan

Rabu, 5 Juni 2024 - 11:56 WIB

Polres Pali Usut Kasus Penipuan Dump Truk di Wilayahnya

Senin, 3 Juni 2024 - 17:22 WIB

Anggota Patroli Polsek Kembangan Terkena Bacokan Saat Hendak Bubarkan Tawuran di Meruya Utara

Senin, 20 Mei 2024 - 23:16 WIB

Polres Prabumulih Tangkap Bidan Gadungan yang Diduga Tewaskan Pasiennya

Senin, 20 Mei 2024 - 20:26 WIB

7 Tahun Mangkrak, Polres Jakbar Belum Bisa Ungkap Kasus Pembunuhan Mahasiswi Esa Unggul

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:37 WIB

Advokat Betawi Kawal Kasus Penusukan Imam Musholla di Kedoya yang Dilakukan OTK

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca