Ngubek Karaoke Tiap Hari, Nyali Camat Pasar Kemis Bebersih Tempat Maksiat Diuji

- Jurnalis

Jumat, 29 Maret 2024 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah wanita penghiur di lokasi tempat hiburan karaoke di Pasar Kemis (Poto: ifakta.co/acl)

Sejumlah wanita penghiur di lokasi tempat hiburan karaoke di Pasar Kemis (Poto: ifakta.co/acl)

KABUPATEN TANGERANG, ifakta.co – Upaya pemerintah Pasar Kemis dalam mempersempit ruang gerak pengusaha karaoke dan kost-kostan diduga mesum yang dikeluhkan masyarakat mendapatkan apresiasi.

Kendati dalam hitungan menit diduga kembali beroperasi pasca dilakukan sidak oleh camat dan jajarannya beberapa waktu lalu, kehadiran pemerintah kecamatan Pasar Kemis dalam merespon keluhan masyarakat berdampak yang terbilang signifikan bagi para pengusaha yang disinyalir menginjak-injak aturan hukum.

“Tentunya ada dampak yang ditimbulkan, minimal ruang gerak para pengusaha yang sebelumnya luas kini dipersempit oleh aksi camat yang mempunyai nyali untuk merangsek masuk ke dalam wilayah yang dapat dikatakan zona merah,” ungkap H. Muhammad Harsono Tunggal Putra tokoh masyarakat dan penggiat sosial Kabupaten Tangerang Kamis (28/3/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Harsono, Camat Pasar Kemis terbilang komit atas janji dia yang mengaku akan setiap hari melakukan sidak di wilayah Pasar Kemis untuk meminimalisir segala kegiatan hiburan malam yang saat ini dikeluhkan dan didesak untuk dilakukan penyegelan secara permanen oleh berbagai kalangan.

Baca juga :  Razia Karaoke Diduga Bocor, Camat Pasar Kemis : Gua Ubek Tiap Hari

“Terhitung sudah tiga malam berturut – turut camat menerjunkan personil trantibnya untuk melakukan monitoring terhadap beberapa tempat hiburan malam di Wisma Mas dan beberapa wilayah lainnya yang terindikasi menyediakan layanan birahi dan mengedarkan minuman keras,” ungkap Harsono.

Dalam keterangannya, Harsono menyimpulkan atensi atas lokasi tempat hiburan malam untuk dilakukan sidak disetiap harinya oleh camat pasar kemis disebut upaya Camat Pasar Kemis untuk bersih-bersih jajarannya untuk menutup kemungkinan bermain sekaligus mematahkan tudingan masyarakat yang mengaku pesimis camat dapat serius memberantas segala kegiatan usaha yang menimbulkan keresahan dan memicu terganggunya ketertiban diwilayahnya.

Baca juga :  Pengusaha Karaoke di Pasar Kemis Bandel, 10 Menit Usai Dirazia Beroperasi Lagi

“Camat memberikan atensi untuk melakukan sidak, artinya Nurhanudin itu bersih, perkara kebocoran informasi atas kegiatan sidak yang dilakukan bersama jajarannya itu. Mungkin atau diduga dilakukan oleh oknum bawahan camat atau oknum lainnya yang memang berkepentingan atas suburnya bisnis maksiat diwilayah pasar kemis,” ujar Harsono.

Dengan demkian, Harsono berharap Camat Pasar Kemis dapat merubah pola sidak yang selama ini disebutnya kurang maksimal sehingga hasil yang diharapkan dapat lebih maksimal dan ketentraman kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dapat lebih terjaga.

“Kenapa ngga coba pola baru, Kan Camat putra daerah disekitaran situ atau bisa dibilang AKamsinya (Anak Kampung Sini-Red) Pasar Kemis, mungkin bisa sambil cari angin jam 1 jam 2 dah puterin dah pake motor tuh lokasi – lokasi yang diduga bermasalah pasti dapet tertangkap basah itu, ngga usah pake pengawalan trantib segala bocor terus, ya sekalian bebersih bawahannya yang dituding diduga terima upeti, itu cuma contoh pola ya tapi ya balik lagi ke pak Camat apakah punya nyali untuk bebersih diwiyalahnya,” urai Harsono.

Baca juga :  Bazar Ramadan Digelar, Benyamin Berpesan untuk Beli Sesuai Kebutuhan

Sebelumnya, dalam hitungan menit pasca  dilakukan monitoring oleh petugas dari satpolPP kecamatan yang langsung di pimpin Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin, beberapa lokasi karoke di wisma mas diduga kembali beroperasi.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu (27/3/2024) dinihari, di salah satu rumah   bercat hijau yang disulap menjadi area karaoke  tiga perempuan berusia belia berbusana minim kembali mangkal didepan lokasi karoke dan sisanya tengah melayani tamu didalam ruangan karaoke yang sebelumnya disebut tidak ada aktifitas.

(acl)

Berita Terkait

GMNI Kota Tangerang, Soroti Maraknya Banner dan Baliho Bacalon Walikota
Miliki Layanan Kesehatan yang Komprehensif, Dr. Nurdin Harapkan Masyarakat Kota Tangerang Sehat
ASC Bersama PMI Kota Tangerang Gelar Aksi Donor Darah
Rizal Suryana atau Ical, Sosok Bartender Yang Humanis
Babinsa dan Kelompok Tani Cek Kembali Pompanisasi
BOMBER Serentak Menyala : Menangkan H.Mad Romli Dalam Pilbup Tangerang 2024
Kota Tangerang Darurat Sampah, Target PSEL Sulit Tercapai , Addendum atau Lelang Ulang
Alasan Pembubaran PT NDK adalah Situasi Kepentingan Pihak Lain, Simak Penjelasan Selengkapnya

Berita Terkait

Minggu, 21 April 2024 - 18:40 WIB

GMNI Kota Tangerang, Soroti Maraknya Banner dan Baliho Bacalon Walikota

Minggu, 21 April 2024 - 15:34 WIB

Miliki Layanan Kesehatan yang Komprehensif, Dr. Nurdin Harapkan Masyarakat Kota Tangerang Sehat

Minggu, 21 April 2024 - 14:51 WIB

ASC Bersama PMI Kota Tangerang Gelar Aksi Donor Darah

Minggu, 21 April 2024 - 05:01 WIB

Rizal Suryana atau Ical, Sosok Bartender Yang Humanis

Sabtu, 20 April 2024 - 12:27 WIB

BOMBER Serentak Menyala : Menangkan H.Mad Romli Dalam Pilbup Tangerang 2024

Jumat, 19 April 2024 - 21:16 WIB

Kota Tangerang Darurat Sampah, Target PSEL Sulit Tercapai , Addendum atau Lelang Ulang

Jumat, 19 April 2024 - 20:24 WIB

Alasan Pembubaran PT NDK adalah Situasi Kepentingan Pihak Lain, Simak Penjelasan Selengkapnya

Jumat, 19 April 2024 - 18:57 WIB

Media Wol Indonesia Bekerja Sama Dengan PT MRC Travel Mempromosikan Pariwisata

Berita Terbaru

Regional

ASC Bersama PMI Kota Tangerang Gelar Aksi Donor Darah

Minggu, 21 Apr 2024 - 14:51 WIB

Regional

Rizal Suryana atau Ical, Sosok Bartender Yang Humanis

Minggu, 21 Apr 2024 - 05:01 WIB

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca