Pemerintah Dukung Kapabilitas IKM Lewat Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi Industri

- Jurnalis

Jumat, 4 Agustus 2023 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BSKJI Kementerian Perindustrian Doddy Rahadi (Poto: Humas Kemenperin/ifakta.co)

Kepala BSKJI Kementerian Perindustrian Doddy Rahadi (Poto: Humas Kemenperin/ifakta.co)

JAKARTA, IFAKTA.CO – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendukung kapabilitas Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam penerapan industri hijau, Kemenperin menjalankan program Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi Industri (DAPATI).

Selain itu juga Kemenperin terus mendorong implementasi kebijakan industri hijau dan pengembangan tekstil fungsional pada industri tekstil dan produk tekstil (TPT), termasuk pelaku usaha skala kecil maupun menengah.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Doddy Rahad mengatakan, salah satu bentuk pelaksanaan program DAPATI adalah kegiatan konsultansi dan bimbingan peningkatan efisiensi teknologi proses produksi dan kinerja IPAL oleh tim konsultan DAPATI dari Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BBSPJI) Tekstil Bandung.

“Pelaksanaan konsultansi dan bimbingan terhadap IKM tersebut telah memberikan dampak positif berupa efisiensi penggunaan energi, air, serta pengurangan jumlah pemakaian bahan kimia yang dapat mencemari lingkungan,” ujar Doddy, melalui siaran pers, Jumat (4/8).

Salah satu perusahaan yang mendapatkan konsultansi dan bimbingan kata Doddy adalah CV. Oshwin Bustari Makhruf, IKM yang bergerak pada bidang jasa proses washing garmen textile apparel berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Doddy mengatakam, tim konsultan DAPATI BBSPJI Tekstil juga telah memperkenalkan teknologi proses penyempurnaan tekstil sederhana bernilai tambah produk kepada IKM tenun tradisional.

Baca juga :  Kemenperin Terus Dorong Pemerataan Pembangunan Industri di Indonesia

Ia menyebut tenun tradisional itu yakni Bentang Terang Putri, Majalaya, Kabupaten Bandung. Output dari penyempurnaan tekstil tersebut antara lain menghasilkan salah satu jenis tekstil fungsional, yakni kain anti bakteri yang mulai diminati pasar domestik.

“Tantangan bagi IKM dalam mengimplementasikan teknologi adalah kebutuhan modal permesinan yang cukup besar untuk proses penyempurnaan. Namun, melalui kegiatan konsultansi dan percobaan skala laboratorium, teknologi proses dapat disederhanakan dan diimplementasikan di IKM,” ujarnya.

Doddy menyampaikan, DAPATI merupakan program rutin dari Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kemenperin.

Baca juga :  As SDM Irjen Dedi Prasetyo Terima Presisi Award Berkat Keterbukaan Rekruitmen Polri

Program ini bertujuan memberikan fasilitasi peningkatan kemampuan teknologi melalui bimbingan teknis dan pendampingan industri kepada IKM agar bisa memiliki kesempatan yang sama untuk naik kelas menjadi industri yang ramah lingkungan, serta menjadi bagian dari ekosistem produsen tekstil fungsional.

Program DAPATI BBSPJI Tekstil diharapkan mampu mengubah paradigma bahwa teknologi bukan sesuatu yang eksklusif.

“Melalui adopsi dan reverse engineering dapat muncul inovasi-inovasi teknologi proses, yang dapat diterapkan di industri skala kecil dan menengah. Inilah peran penting Pembina Industri yang dapat dirasakan secara langsung oleh pelaku industri,” jelasnya.

Berita Terkait

Sespim Lemdiklat Polri Letakkan Batu Pertama Bangun Masjid, Didesain Ridwan Kamil
Enam Anggota Densus 88 Penguntit Jampidsus Diduga Disuruh Atasan, Ada Apa?
PWI Sumsel Instruksikan Wartawan Gelar Demo di DPRD Tolak Revisi UU Penyiaran
Gerindra Sebut Prabowo Akan Gandeng Baznas untuk Wujudkan Makan Siang Gratis
Delegasi Indonesia Kunjungi Swedia untuk Siapkan Program Makan Siang Gratis
Direktur PPSP Ajak Satker Ditjen PPDT Kejar Ketertinggalan Deviasi
Ini Klarifikasi PWI Pusat, Ketum Hendry Ch Bangun: Keterangan Jusuf Rizal Tidak Berdasar Fakta
Sejumlah Polisi di Pegunungan Bintang Diganjar Pin Emas Kapolri hingga KPLB

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:32 WIB

PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper Salurkan 43 Hewan Kurban ke 26 Desa di Muara Enim

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:52 WIB

Sambut HUT Ke-78 Bhayangkara, Polres Nganjuk Gelar Program Bedah Rumah

Senin, 10 Juni 2024 - 18:47 WIB

Terlalu, Oknum Kades di Badean Diduga Nekat Pungli Program PTSL

Sabtu, 8 Juni 2024 - 10:20 WIB

Perusahaan Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus Bali Gelar Bazar Kemanusiaan Guna Peringati HANI 2024

Jumat, 7 Juni 2024 - 00:30 WIB

Boyong Natapraja dan Sedekah Bumi 2024, Pj.Bupati Nganjuk: Jangan Lupakan Sejarah!!!..

Kamis, 6 Juni 2024 - 06:23 WIB

Kapolres Nganjuk Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian dan Buka Latja Siswa Diktuk BA Gelombang I T.A. 2024

Selasa, 4 Juni 2024 - 14:32 WIB

Pj.Bupati Nganjuk Bersama Forkopimda Berangkatkan 713 Calon Jemaah Haji Asal Nganjuk

Selasa, 4 Juni 2024 - 08:44 WIB

Polres Nganjuk Raih Penghargaan IKPA Terbaik di Lingkup Polri tahun 2024 dari Kemenkeu RI

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca