Hotel RedDoorz Benda Tangerang Diduga Tak Kantongi Izin Operasi

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2020 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ifakta.co, Tangerang – Warga menduga Joe Hotel (RedDoorz) yang berada di Ruko Mutiara Kosambi 2, No. A3 – A5, Jalan Raya Perancis, Kelurahan Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang diduga tidak memiliki izin operasi.

Bukan itu saja, warga juga menduga hotel yang juga sebagai kedai kopi tersebut disinyalir menjadi tempat mesum bagi pasangan tidak sah (bukan suami istri), bahkan para remaja di bawah umur.

Menurut informasi dari beberapa warga sekitar, keberadaan hotel tersebut membuat warga tidak nyaman. Pasalnya, aktivitas hotel yang sering keluar masuk pasangan diduga bukan suami istri (pasangan mesum) yang memberikan kesan bahwa tempat tersebut hanya dijadikan ajang mesum.

“Hotel itu ngga ada izin operasi, bahkan untuk IMB saja tidak ada. Sebagai masyarakat di sekitar hotel kami terganggu dengan pasangan-pasangan diduga mesum yang keluar masuk hotel itu,” kata Mukhlis (41), salah seorang warga yang tinggal berdekatan dengan lokasi hotel, Minggu (8/3/2020).

Sementara itu, pihak pengelola Joe Hotel (RedDoorz) saat dikonfirmasi sampai dengan saat ini masih terus menghindar dan tidak dapat memberikan informasi maupun klarifikasi.

Terpisah, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Boyke Urip Hermawan saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum mengetahui hal itu. Menurutnya, Disbudpar akan segera melakukan kroscek langsung ke lokasi serta menindak tegas apabila terdapat pelanggaran.

“Kami malah belum tahu, coba nanti akan kita kroscek di lapangan. Apabila ada pelanggaran, kami akan tindak tegas sesuai peraturan daerah (Perda) yang berlaku,” terang Boy saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Senin (9/3/2020).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Lembaga Studi Sosial Lingkungan dan Perkotaan (LS2LP) Badar Subur, SH menilai, lemahnya pengawasan dari dinas terkait membuat para pengusaha hotel dan tempat hiburan di sekitaran Bandara Soekarno Hatta menjadi liar.

Menurutnya, dari puluhan bahkan ratusan hotel dan tempat hiburan di sekitaran Bandara Soetta rata-rata diduga tidak memiliki izin operasi. Hal itu menimbulkan persepsi bahwa itu hotel mesum.

“Bisa dicek, saya menduga rata-rata hotel dan tempat hiburan di sekitaran bandara itu ngga ada izin. Disini pihak-pihak terkait dituntut ketat dalam pengawasan, agar dapat menghilangkan persepsi masyarakat di kawasan itu bebas untuk berbuat mesum,” kata Badar, Senin (9/3).

Badar berharap, Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang melakukan pendataan ulang hotel-hotel dan penginapan di kawasan sekitaran Bandara Soetta. Selain dapat melakukan pengawasan, pajak reklame dan pajak operasi dapat meningkatkan pendapatan daerah.

“Kalau Dinas Budpar bersikap tanggap terhadap keberadaan hotel-hotel dan penginapan di lokasi itu, pajak mereka sangat besar untuk pendapatan daerah. Kecuali mereka memang sudah setoran kepada oknum-oknum yang memanfaatkan keberadaan mereka yang diduga tidak memiliki izin operasional,” terangnya. (amy)

Berita Terkait

Dihadapan 500 Calon Pemilih Muda, Dr. Nurdin Ajak Gen Z dan Milenial Gunakan Hak Pilih pada Pilkada 2024
Sahabat kehidupan Bantu Ibu Yeni Yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga
Kodim 0510/Tigaraksa Komsos Dengan KB TNI TA 2024, Kasdim: Wujudkan Pertahanan Tangguh Untuk Indonesia Maju
Babinsa Koramil 14/Panongan Distribusikan Langsung Bantuan Beras Dari Bulog Untuk Warga
Dibawah Kepemimpinan Pj Bupati Tangerang Andi Ony Mampu Dongkrak Pertumbuhan Realisasi Pajak Daerah 99 Milyar Periode bulan Januari – Mei
Jelang Iduladha 2024, Sekda Bambang: Harga Pangan di Tangsel Tetap Stabil
Tidak Kantongi Rekomtek, Proyek Jembatan Pintu Air 10 Jadi Sorotan
Babinsa Koramil 01/Teluknaga Serka Hanafi Pantau Langsung Sidang Pleno Pemilihan Ketua RW Kelurahan Dadap

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:32 WIB

PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper Salurkan 43 Hewan Kurban ke 26 Desa di Muara Enim

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:52 WIB

Sambut HUT Ke-78 Bhayangkara, Polres Nganjuk Gelar Program Bedah Rumah

Senin, 10 Juni 2024 - 18:47 WIB

Terlalu, Oknum Kades di Badean Diduga Nekat Pungli Program PTSL

Sabtu, 8 Juni 2024 - 10:20 WIB

Perusahaan Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus Bali Gelar Bazar Kemanusiaan Guna Peringati HANI 2024

Jumat, 7 Juni 2024 - 00:30 WIB

Boyong Natapraja dan Sedekah Bumi 2024, Pj.Bupati Nganjuk: Jangan Lupakan Sejarah!!!..

Kamis, 6 Juni 2024 - 06:23 WIB

Kapolres Nganjuk Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian dan Buka Latja Siswa Diktuk BA Gelombang I T.A. 2024

Selasa, 4 Juni 2024 - 14:32 WIB

Pj.Bupati Nganjuk Bersama Forkopimda Berangkatkan 713 Calon Jemaah Haji Asal Nganjuk

Selasa, 4 Juni 2024 - 08:44 WIB

Polres Nganjuk Raih Penghargaan IKPA Terbaik di Lingkup Polri tahun 2024 dari Kemenkeu RI

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca