Peringati HPN, PWI Nganjuk Gelar Diklat Jurnalistik dan Broadcast di 10 Sekolah

  • Whatsapp

ifakta.co, Nganjuk – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nganjuk mengadakan program pendidikan dan pelatihan (Diklat) jurnalistik dan broadcast di SMP 1 Berbek, Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu 15 Februari 2020.

Kegiatan ini merupakan hari pertama dalam rangkaian Roadshow Goes to School yang rencananya akan digelar di beberapa sekolah di Nganjuk dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2020.

“Sasaran pertama kami adalah SMPN 1 Berbek dan nanti rencananya ada 9 sekolah lagi yang akan kami datangi untuk kami Diklat,” ujar Ketua PWI Nganjuk Andik Sukaca.

Andik berharap, dengan adanya kegiatan ini, nantinya adik – adik bisa lebih semangat dan terinspirasi untuk belajar dan membiasakan diri untuk gemar membaca dan menulis agar bisa menjadi calon wartawan yang profesional.

Ia juga berpesan kepada para wartawan di Nganjuk, agar saling menjaga kekompakan, berintegritas dan tetap berpegang teguh pada UU Pers No. 40 dan Kode Etik Jurnalistik (JEK).

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Berbek, Sunarto, menyambut baik kegiatan ini. Ia juga sangat senang dan bangga sekolah yang ia pimpin menjadi yang pertama dalam acara roadshow ini.

“Kami sangat berterimakasih karena kesediaan dari PWI Nganjuk untuk berbagi ilmu jurnalistik kepada anak didik kami. Banyak sekali hal positif yang akan didapat dari giat ini yang nantinya bisa menjadi bekal buat anak – anak,” kata Sunarto atau yang lebih di kenal Gus Luken.

Bacaan Lainnya

Ia juga mengatakan jika anak-anak akan tahu cara dan teknik dalam pemberitaan, misalkan cara menulis dengan benar, teknik wawancara, teknik pengambilan gambar dan sebagainya.

“Hal ini tentunya akan mendukung niat mereka untuk membuat majalah sekolah yang terbit triwulan. Saya bangga karena anak didik saya sangat antusias dalam mengikuti materi dari para wartawan pembimbing.

Sunarto juga berjanji untuk kedepannya akan memfasilitasi minat dan bakat mereka agar bisa lebih berkembang sebagai bekal menjadi jurnalis.

Dalam kegiatan itu setelah para siswa mendapat materi dari 2 wartawan yaitu Romza TV One dan Muji Memo, mereka diwajibkan untuk melakukan praktik liputan secara langsung dengan melakukan semua tahapan dalam teknik reportase dan teknik penulisan yang memenuhi unsur 5W 1H. Hal ini agar mereka benar- benar mendapatkan ilmu jurnalistik yang benar meski dalam waktu yang instan.

Bagi para siswa yang tulisannya terbaik nantinya akan di tayangkan di media secara online untuk menggugah semangat dari ketiga puluh siswa yang mengikuti Diklat ini. (may/hen)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.