Dirjen Kemenag Menegaskan Pengkhianatan Terhadap Konstitusi Hukumnya Haram

- Jurnalis

Senin, 11 November 2019 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

iFAKTA.CO, JAKARTA – Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin menegaskan, ketaatan terhadap konstitusi merupakan sebuah kewajiban. Sedangkan pengkhianatan terhadap konstitusi adalah haram. 

Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin, dalam diskusi media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 yang berlangsung di Ruang Serbaguna in saat menanggapi pertanyaan kerap terjadinya diskriminasi terhadap kelompok minoritas agama di Indonesia. 

“Terjadinya diskriminasi terhadap nonmuslim Ini memang tantangan kita. Memang apa yang perjuangkan oleh pemerintah tidak selalu sesuai degan yang terjadi di lapangan. Misalnya terkait pendirian rumah ibadah yang memiliki banyak persyaratan, termasuk persetujuan dari warga sekitar,” katanya saat menggelar acara diskusi media Forum Merdeka Barat (FMB)9 di ruang Serbaguna Roeslan Abdulgani, Kemenkominfo, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Dikutip dari hadist Nabi Muhammad SAW, Amin menyebutkan bawa barang siapa yang membunuh orang yang terikat dalam sebuah perjanjian, maka haram baginya bau surga. Dalam konteks itulah, dia mengingatkan bahwa The Founding Fathers sudah menyepakati Negara Kesatuan Indonesia. 

“Sehingga, kalau ini dikhianati, maka sama dengan kisah nabi itu. Ole karena itu, harus diberi pemahaman tentang agama yang moderat. Di mana semua pemeluk agama di Indonesia, sama-sama sebagai warga negara bangsa yang terikat pada perjanjian besar, yakni konstitusi kita. Dan menaati konstitusi adalah wajib, dan mengkhianati konstitusi adalah haram,” paparnya.

Demikian juga dengan penganut Syiah, menurut Amin, yang juga diketahui kerap menjadi pengungsi di negeri sendiri. Hal itu terjadi, menurut dia, karena ada yang menganggap Syiah sesat, tidak sesuai islam.

“Padahal jangankan Syiah, kalangan yang nonmuslim sekalipun sejatinya memiliki hak yang sama sebagai warga bangsa. Dan inilah yang menjadi tantangan kita untuk memperjuangkannya sebagai warga bangsa,” pungkasnya. (Ham)

Berita Terkait

Perayaan Waisak Vihara Hemadhiro Mettavati Dihadiri Ribuan Umat Budha
Chandra Aditiya Dilantik jadi Ketua Umum Hikmahbudhi 2024-2026
Dukung Pariwisata Indonesia, Perusahaan Startup luncurkan Aplikasi Holigo
Inspektorat DKI Gelar Bimtek Pendidikan Antikorupsi Bagi Pejabat Pemkot Jakpus
Ketua Dewan Pers Tekankan Independensi Pers Bersifat Mutlak Jangan Ada Intervensi, Saat Hadiri UKW di Surabaya
Untuk Mempermudah Kontrol Dana 5% Yang Diatur UU DKJ Baiknya Dikelola LMK Bukan Liding Sektor
Gunung Awu di Kepulauan Sangihe Sulut Siaga 3
Pawai Alegoris Kirap Pusaka Tak Miliki Historical Basic Terhadap HUT Nganjuk

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 20:19 WIB

FORWAT Demo KPU Kota Tangerang, Tuntut Transparansi Anggaran Publikasi Media

Kamis, 20 Juni 2024 - 17:16 WIB

Kawal Pesta Demokrasi Pilkada 2024, KPU Kota Tangerang Ajak Wartawan

Kamis, 20 Juni 2024 - 16:35 WIB

Babinsa Koramil 10/Sepatan Lakukan Pendampingan CBP

Kamis, 20 Juni 2024 - 11:27 WIB

Pesan Pasi Ops pada kesempatan apel Pagi

Selasa, 18 Juni 2024 - 22:52 WIB

Momentum Idul Adha 1445 H, Komunitas Jurnalis Kompeten Tangerang Raya,Berbagi Kebaikan Qurban

Selasa, 18 Juni 2024 - 11:59 WIB

Hari Raya Idul Adha 1445 H, FORWAT Kembali Salurkan Hewan Qurban

Selasa, 18 Juni 2024 - 11:35 WIB

Pemkot Tangsel Distribusikan 94 Hewan Kurban pada Iduladha 1445 H

Selasa, 18 Juni 2024 - 11:20 WIB

KAHMI Banten Gelar Nobar Film Lafran di Mal Tangcity

Berita Terbaru

Regional

Babinsa Koramil 10/Sepatan Lakukan Pendampingan CBP

Kamis, 20 Jun 2024 - 16:35 WIB

Regional

Pesan Pasi Ops pada kesempatan apel Pagi

Kamis, 20 Jun 2024 - 11:27 WIB

Peserta OKK PWI Jaya berswa bersama setelah mengikuti orientasi, Rabu 19 Juni 2024 (Poto:ifakta.co)

Megapolitan

OKK PWI Jaya 2024 Pecahkan Rekor Peserta Terbanyak Selama 15 Tahun

Kamis, 20 Jun 2024 - 09:57 WIB

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca