JAKARTA, ifakta.co – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah, kata Prabowo, akan terus melakukan perbaikan dan meningkatkan efisiensi agar program tersebut mampu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia.

Komitmen itu disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat.

“Saya bertekad teruskan program MBG dengan perbaikan, dengan efisiensi,” kata Prabowo.

Iklan

Presiden menempatkan pembangunan manusia sebagai salah satu faktor penting yang menentukan masa depan bangsa. Karena itu, pemerintah harus memulai pembangunan dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama kebutuhan gizi anak.

Menurut Prabowo, anak-anak Indonesia tidak boleh menjalani proses belajar dalam kondisi lapar. Sebab, rasa lapar dapat menghambat kemampuan anak dalam menerima dan memahami pelajaran.

“Kita memulai dari hal yang paling dasar, yaitu gizi. Tidak boleh ada anak-anak kita belajar dalam keadaan lapar. Tidak ada anak yang dapat belajar dengan baik apabila ia lapar,” katanya.

Prabowo menjelaskan program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menghadapi persoalan gizi buruk yang masih ditemukan di sejumlah wilayah Indonesia.

Ia menyebut angka prevalensi gizi buruk di beberapa daerah masih mencapai sekitar 25 persen. Artinya, dari setiap empat anak Indonesia, masih terdapat satu anak yang mengalami persoalan tersebut.

Kondisi itu, menurut Presiden, tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Kekurangan gizi dapat menghambat perkembangan sel otak, pertumbuhan otot, hingga pembentukan tulang anak.

“Untuk jadi buruh pelabuhan saja mungkin dia tidak akan sanggup, untuk jadi buruh tani saja mungkin dia juga tidak akan sanggup. Kita tidak boleh menerima satu dari empat anak Indonesia mengalami stunting, kita tidak boleh menerima itu,” tegas Presiden.

Oleh sebab itu, Prabowo memastikan pemerintah akan terus menjalankan program Makan Bergizi Gratis. Pemerintah juga akan melakukan berbagai perbaikan dan meningkatkan efisiensi pelaksanaan agar manfaat program dapat diterima secara optimal.

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 sendiri menjadi bagian dari agenda kenegaraan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sidang tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara sekaligus pidato kenegaraan dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain pidato kenegaraan, pemerintah juga menayangkan video mengenai capaian kinerja pemerintah.

Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2026 mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

(mam/mam)

Iklan