SEMARANG, ifakta.co – Kabar duka datang dari Universitas Negeri Semarang (UNNES). Rivaldo Aulia Reza, mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), meninggal setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Gunungpati, Kota Semarang.

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Mr. Koesbiyono, Kelurahan Sumurjurang, Kecamatan Gunungpati, pada Selasa (13/8). Rivaldo kemudian mendapat penanganan medis di RSUP Dr. Kariadi Semarang.

Pihak kampus segera berkoordinasi dengan keluarga dan kepolisian setelah menerima informasi mengenai kecelakaan tersebut. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB UNNES bersama Kasi Kemahasiswaan turut menangani koordinasi dari pihak kampus.

Iklan

Kepala Humas UNNES, Rahmat Petuguran, mengatakan pihak kampus telah bertemu dengan keluarga Rivaldo di rumah sakit. Kampus kemudian menyampaikan belasungkawa sekaligus membantu proses penyerahan jenazah kepada keluarga.

“Dengan datangnya mahasiswa baru dari berbagai daerah, lalu lintas memang lebih padat dari biasanya. Mahasiswa harus lebih hati-hati dalam berkendara, mengurangi mobilitas jika memang tidak sangat penting, dan mematuhi peraturan lalu lintas dan keselamatan berkendara,” kata Rahmat.

Kampus Imbau Mahasiswa Kurangi Risiko Kecelakaan

Meninggalnya Rivaldo menjadi perhatian UNNES. Terlebih, aktivitas mahasiswa mulai meningkat seiring kedatangan mahasiswa baru dari berbagai daerah.

Kondisi tersebut turut memengaruhi kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan kampus. Karena itu, UNNES mengingatkan seluruh mahasiswa agar lebih berhati-hati saat menggunakan kendaraan.

Rahmat meminta mahasiswa mengutamakan keselamatan daripada mengejar kecepatan. Selain itu, mahasiswa perlu mematuhi seluruh aturan lalu lintas selama perjalanan.

“Mahasiswa harus lebih hati-hati dalam berkendara,” ujar Rahmat.

Menurutnya, mahasiswa juga perlu mempertimbangkan kembali perjalanan yang tidak mendesak. Pengurangan mobilitas dapat menjadi salah satu cara untuk menekan risiko ketika kondisi jalan semakin ramai.

“Mahasiswa harus mengurangi mobilitas jika memang tidak sangat penting,” katanya.

Imbauan tersebut terutama menyasar mahasiswa baru. Mereka kini mulai menjalani berbagai aktivitas akademik dan kemahasiswaan di lingkungan UNNES.

Selain mengenal lingkungan kampus, mahasiswa baru juga mulai melakukan perjalanan menuju tempat tinggal, fasilitas pendidikan, maupun lokasi kegiatan lainnya. Karena itu, mereka perlu memahami kondisi jalan dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

UNNES juga mengingatkan sivitas akademika agar tidak mengabaikan faktor keselamatan. Penggunaan kendaraan harus selalu mengikuti ketentuan lalu lintas. Selain itu, mahasiswa perlu menjaga kondisi fisik sebelum melakukan perjalanan.

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi mahasiswa untuk meningkatkan kewaspadaan. Apalagi, mobilitas masyarakat di kawasan Gunungpati cenderung meningkat saat aktivitas perkuliahan mulai berjalan.

(naf/lex)

Iklan