CIREBON, ifakta.co – Komentar wakil ketua DPRD Cirebon yang menyebut seorang emak-emak “GEMBROT” pada unggahan media sosial menjadi sorotan publik dan memicu kecaman luas.
Pernyataan itu muncul pada akun Instagram milik Nana Kencanawati, wakil ketua DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi Partai Gerindra, dalam sebuah tangkapan layar yang viral di media sosial.
Dalam tangkapan layar tersebut, akun nanakencanawati menulis komentar pada unggahan berisi narasi “Mak Denok Demo Bareng Mahasiswa di Cirebon: Prabowo Kami Tidak Butuh MBG”.
Iklan
“Lagian siapa yang mau ngasih lo makan ???? Udah GEMBROT !!!!”
Komentar Nana kemudian mendapat protes dari sejumlah warganet yang menilai pernyataan itu mempermalukan bentuk fisik atau tubuh, sehingga termasuk tindakan body shaming.
Beberapa tokoh publik turut menanggapi viralnya tangkapan layar itu, salah satunya Melanie Subono melalui akun Instagramnya.
Menanggapi polemik, Nana Kencanawati mengatakan komentarnya ditulis oleh anggota tim media yang biasa mengelola akun pribadinya. Pernyataan itu disampaikan Nana, Selasa (16/6), dikutip dari detikJabar.
“Ketua dan Wakil Ketua DPRD memiliki tim media masing-masing. Kebetulan saat membuka Instagram, tim media ibu menggunakan akun ibu dan saat itu komentar tersebut ditulis secara spontan,” ujar Nana.
Nana mengaku baru mengetahui komentarnya menjadi perbincangan publik setelah menerima banyak telepon pada malam hari. Ia menyebut keterbatasan penggunaan teknologi membuat dirinya tidak langsung menyadari reaksi publik.
“Ibu tahunya setelah malam banyak yang telepon. Karena ibu gaptek [gagap teknologi], sementara tim media tinggal di Kota Cirebon, jadi baru bisa melihat postingan dan komentar-komentarnya pada malam hari,” jelasnya.
Setelah mengetahui komentar tersebut memicu kontroversi, Nana mengatakan langsung menyampaikan permintaan maaf kepada publik.
“Begitu tahu, ibu langsung meminta maaf,” katanya.
Saat dicek pada Rabu (17/6) pukul 09.32 WIB, akun Instagram Nana, @nanakencanawati, berada dalam mode private sehingga tidak semua pengguna bisa melihatnya.
Di pihak partai, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Cirebon, Subhan, memilih tidak berkomentar saat diminta penjelasan oleh awak media.
“No comment,” ujarnya.
Peristiwa ini bermula dari beredarnya video aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Cirebon di depan Gedung DPRD Kota Cirebon pada Senin (15/6), di mana seorang ibu berorasi menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi andalan Presiden RI Prabowo Subianto.
Video tersebut kemudian memicu berbagai tanggapan di media sosial, termasuk komentar dari akun yang terhubung dengan Nana Kencanawati seperti dijelaskan di atas.
(faz/fza)



