TANGERANG, ifakta.co – Di tengah kesibukan masyarakat modern, tidak banyak orang yang memilih mengabdikan diri pada kegiatan sosial tanpa pamrih. Namun hal itu justru menjadi jalan hidup bagi Mediawati (34), seorang Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) asal Kampung Gardu, Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang.
Perempuan yang akrab disapa Mei ini dikenal aktif membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Sejak masih duduk di bangku kuliah, ia telah terlibat dalam aktivitas sosial, termasuk menjadi aktivis lingkungan hidup.
Bagi Mei, kegiatan sosial bukan sekadar aktivitas sukarela, tetapi merupakan panggilan hati nurani untuk membantu sesama.
Iklan
“Sebagai PSM saya membantu pemerintah daerah untuk ikut memverifikasi data sosial (DTKS), mendampingi penyaluran bantuan sosial, serta memastikan program sosial pemerintah tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar lulusan PGSD Universitas Terbuka tahun 2017 tersebut, Selasa (10/3/2026).
Dalam menjalankan tugasnya, Mei kerap turun langsung ke berbagai pelosok desa untuk menjangkau warga yang membutuhkan bantuan darurat. Aktivitas tersebut telah menjadi bagian dari kesehariannya sebagai relawan sosial.
Tak hanya aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, saat pandemi Covid-19 melanda, Mediawati juga terlibat sebagai relawan Covid-19 Kabupaten Tangerang untuk membantu masyarakat yang terdampak.
Pengabdian panjangnya di bidang sosial mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tangerang. Atas dedikasinya, ia menerima penghargaan dari Dinas Sosial Kabupaten Tangerang sebagai Pekerja Sosial Masyarakat yang aktif dan berdedikasi.
Bahkan pada 2024, Mediawati juga menerima Piagam Penghargaan dari Bupati Tangerang Andi Ony setelah meraih Juara II Pemilihan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) Berprestasi dari unsur PSM.
“Penghargaan ini tentu menjadi penyemangat bagi saya. Namun yang terpenting adalah bagaimana saya bisa terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di bidang sosial,” katanya.
Sebagai PSM, Mei menyadari bahwa perannya menjadi salah satu ujung tombak pelayanan sosial yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Tidak jarang aktivitas tersebut menyita waktu dan tenaga, bahkan harus mengesampingkan kepentingan pribadi maupun keluarga.
Meski demikian, ia menjalani semua itu dengan penuh semangat. Di tengah kesibukannya sebagai pekerja sosial, Mei juga aktif di Konsorsium Lingkungan Hidup (KLH) dan saat ini dipercaya menjabat sebagai bendahara organisasi tersebut.
Selain itu, Mediawati juga pernah mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik di Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar Negeri sebelum fokus pada aktivitas sosial kemasyarakatan.
Bagi Mediawati, dunia organisasi dan kegiatan sosial sudah melekat sejak lama dalam hidupnya. Sejak masa sekolah, ia aktif mengikuti berbagai organisasi seperti Pramuka dan Paskibra.
“Semoga kehadiran saya bersama rekan-rekan PSM lainnya di tengah masyarakat dapat terus memberikan manfaat dan membantu mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
(Sb-Alex)



