JAKARTA, Ifakta.co – Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, banyak orang mengaku sulit menghentikan pikiran yang terus berputar atau overthinking. Tanpa disadari, salah satu faktor yang memengaruhi kondisi mental tersebut bisa berasal dari kekurangan mineral penting dalam tubuh, yaitu magnesium.

Magnesium dikenal sebagai mineral esensial yang berperan dalam lebih dari 300 reaksi biokimia di dalam tubuh. Para ahli gizi menyebut mineral ini berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem saraf, membantu relaksasi otot, serta menenangkan aktivitas otak yang terlalu aktif.

Dalam dunia kesehatan, magnesium sering dikaitkan dengan penurunan stres dan kecemasan. Mineral ini membantu mengatur hormon stres seperti kortisol serta mendukung produksi neurotransmiter yang membuat tubuh lebih rileks dan tenang.

Iklan

“Magnesium membantu sistem saraf menjadi lebih stabil. Jika kadarnya cukup, tubuh cenderung lebih mudah rileks, tidur lebih nyenyak, dan pikiran tidak terlalu mudah terjebak dalam overthinking,” ujar sejumlah pakar nutrisi dalam berbagai penelitian kesehatan.

Magnesium membantu menenangkan sistem saraf langkah sederhana untuk memenangkan pikiran dari overthinking. ( Foto : Istimewa)

Manfaat Magnesium untuk Kesehatan Mental

Psikiater nutrisi dari Harvard, Dr. Uma Naidoo, menjelaskan bahwa magnesium memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan sistem saraf manusia.

“Magnesium acts as one of the brain’s natural calming agents,” ujarnya, menjelaskan bahwa mineral ini membantu menenangkan sistem saraf dan meredam respons stres tubuh.


Sementara itu, dokter naturopati Dr. Carolyn Dean, penulis buku The Magnesium Miracle, menyebut kekurangan magnesium dapat memicu berbagai gejala psikologis.

“Magnesium deficiency can produce symptoms of anxiety or depression,” tulisnya dalam penelitiannya mengenai peran mineral tersebut dalam kesehatan mental.

Beberapa manfaat magnesium yang sering dikaitkan dengan kesehatan pikiran antara lain:
• Mengurangi stres dan kecemasan
Magnesium membantu menenangkan sistem saraf sehingga pikiran lebih stabil.
• Meningkatkan kualitas tidur
Mineral ini membantu tubuh memproduksi hormon melatonin yang mengatur siklus tidur.
• Menjaga fungsi otak
Magnesium mendukung komunikasi antar sel saraf sehingga otak bekerja lebih seimbang.
• Membantu relaksasi tubuh
Otot yang lebih rileks membuat tubuh tidak mudah tegang akibat stres.

Sumber Makanan Kaya Magnesium

Selain itu, ahli gizi Lisa Moskovitz juga menilai magnesium membantu menstabilkan emosi.

“Magnesium might help tame heightened emotions,” kata Moskovitz, menegaskan perannya dalam membantu tubuh meredakan lonjakan stres.

Kabar baiknya, magnesium bisa didapatkan dari berbagai makanan yang mudah ditemukan sehari-hari. Berikut beberapa sumber terbaik:
• Bayam dan sayuran hijau
• Alpukat
• Kacang almond dan kacang mete
• Pisang
• Cokelat hitam (dark chocolate)
• Biji labu dan biji bunga matahari
• Ikan seperti salmon dan makarel
• Kedelai dan tempe

Para ahli menyarankan orang dewasa mengonsumsi sekitar 300–400 mg magnesium per hari, yang bisa diperoleh dari pola makan seimbang.

Gaya Hidup Juga Berperan

Selain konsumsi makanan kaya magnesium, menjaga kesehatan mental juga membutuhkan pola hidup sehat seperti olahraga rutin, tidur cukup, serta mengurangi konsumsi kafein berlebihan.

Dengan asupan nutrisi yang tepat, termasuk magnesium, tubuh dan pikiran dapat bekerja lebih harmonis membantu seseorang tetap tenang dan tidak mudah terjebak dalam pusaran overthinking.

(FA/FZA)