MOSKOW, ifakta.co – Presiden Rusia Vladimir Putin akhirnya angkat suara menyikapi tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari 2026. Putin menyampaikan pernyataannya melalui pesan resmi yang dirilis Kremlin kepada pemerintah Iran.
Dalam suratnya kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Putin menyampaikan belasungkawa terdalam atas kematian Khamenei dan anggota keluarganya akibat serangan yang disebutnya sebagai “pembunuhan yang dilakukan dalam pelanggaran sinis terhadap seluruh norma moralitas manusia dan hukum internasional.
Iklan
Putin menegaskan bahwa di Rusia, Khamenei akan dikenang sebagai seorang negarawan terkemuka yang memberikan kontribusi pribadi yang besar dalam memperkuat hubungan persahabatan dan kemitraan strategis antara Moskow dan Teheran. Ia juga meminta agar simpati dan dukungan disampaikan kepada keluarga, pemerintah, serta rakyat Iran.
Reaksi keras dari Moskow ini datang di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah dan eskalasi konflik antara Iran, AS, dan Israel setelah serangan yang memicu kerugian besar di wilayah Iran. Rusia sendiri sebelumnya telah mengecam serangan udara tersebut sebagai “tindakan agresi yang tidak beralasan” serta menyerukan penghentian permusuhan dan kembali mengedepankan jalur diplomasi.
Para analis menyebut pernyataan Putin mencerminkan posisi Rusia yang mencoba menjaga hubungan strategis dengan Iran sekaligus mengkritik langkah militer yang dianggap melampaui batas norma internasional, meski Kremlin tetap berhati-hati dalam retorikanya terkait peran langsung AS dan Israel.
(FA/FZA)


