JAKARTA, ifakta.co – Wali Kota Jakbar Iin Mutmainnah meresmikan Musalla Baiturrahman di wilayah Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Minggu (1/2/2026).
Peresmian rumah ibadah ini dirangkaikan dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada 60 anak yatim dan duafa serta aksi donor darah bersama PMI Jakarta Barat.
Kegiatan yang dihadiri Ketua PMI Jakarta Barat Amien Haji, Camat Kebon Jeruk Agus Mulyadi, Lurah Sukabumi Utara Ali Syahidin, pengurus DKM Musalla Baiturrahman, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga sekitar ini berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.
Iklan
Dalam sambutannya, Walkot Jakbar Iin Mutmainnah menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan musalla yang kini sudah dapat dimanfaatkan warga, terlebih menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
“Alhamdulillah, musalla ini akhirnya bisa digunakan masyarakat. Semoga menjadi tempat ibadah yang nyaman, membawa keberkahan, dan mempererat kebersamaan warga,” ujar Iin.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Andreas, tokoh masyarakat yang menjadi donatur utama dalam penyelesaian pembangunan musalla yang sebelumnya sempat terhenti.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Andreas dan seluruh pihak yang terlibat. Kepedulian seperti ini mencerminkan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Wali Kota Jakbar mengingatkan bahwa keberadaan sarana ibadah harus diimbangi dengan upaya memakmurkannya melalui kegiatan keagamaan dan sosial agar manfaatnya dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, kerukunan antarumat beragama di Jakarta Barat juga harus terus dijaga, mengingat wilayah ini memiliki keberagaman latar belakang sosial dan budaya.
“Kerukunan harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Ini menjadi kekuatan Jakarta Barat sebagai wilayah yang toleran dan harmonis,” tuturnya.
Selain itu, Walkot Jakbar turut mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, menjaga kebersihan lingkungan, serta mendukung program pengendalian banjir, khususnya di kawasan rawan genangan.
Sementara itu, Andreas mengungkapkan kepeduliannya bermula saat melihat kondisi Musalla Baiturrahman yang belum selesai pembangunannya.
“Saya melihat musalla ini terbengkalai, lalu tergerak untuk membantu agar segera selesai dan bisa dimanfaatkan warga. Mudah-mudahan membawa manfaat bagi semua,” ungkap Andreas.
Sebagai rangkaian kegiatan, PMI Jakarta Barat juga menggelar donor darah yang mendapat sambutan antusias dari warga. Aksi ini menjadi wujud kepedulian terhadap nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.
(my/my)




