JAKARTA, Ifakta.co – Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, menyiapkan 27 titik parkir tambahan. Langkah ini menjadi strategi pengelola untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung selama libur Iduladha 1447 Hijriah dan cuti bersama.
“Kami menyediakan 27 titik parkir tambahan yang mampu menampung sekitar 5.500 unit mobil dan 20.000 unit sepeda motor,” ujar Kepala Humas TMR, Wahyudi Bambang, di Jakarta, Senin (1/6/2026).
Wahyudi menjelaskan bahwa pengelola membuka area parkir tambahan ini langsung di dalam kawasan Ragunan. Fasilitas ini bertujuan untuk mengantisipasi membeludaknya kendaraan yang masuk ke area wisata.
Iklan
“Selain menyiapkan sarana parkir, kami juga memperkuat aspek keamanan dan pelayanan bagi pengunjung selama masa libur panjang,” tambah Wahyudi.
Untuk menjamin hal tersebut, pihak Ragunan menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk unsur TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya.
“Aspek keamanan dan pelayanan menjadi prioritas kami selama libur Iduladha. Kami berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan instansi terkait guna menjaga kondusivitas kawasan wisata,” paparnya.
Imbau Masyarakat Gunakan Transportasi Umum
Selain kesiapan fasilitas, pengelola juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum saat berkunjung ke Ragunan. Langkah ini dinilai efektif untuk mengurai kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan wisata.
Wahyudi menambahkan, masyarakat dapat mengakses Ragunan dengan mudah menggunakan berbagai moda transportasi umum, seperti Transjakarta dan angkutan umum lainnya.
Di sisi lain, pengelola memberikan dua imbauan penting bagi para pengunjung:
- Awasi Anak-Anak : Pengunjung wajib mengawasi buah hati mereka agar tidak terpisah dari keluarga di tengah keramaian area wisata.
- Jangan Ganggu Satwa : Pengunjung dilarang keras memberi makan atau mengganggu satwa koleksi Ragunan karena bisa mengancam kesehatan dan kenyamanan satwa tersebut.
“Kami berharap seluruh pengunjung mematuhi aturan yang berlaku. Dengan begitu, liburan berlangsung aman dan nyaman, serta kesehatan satwa tetap terjaga,” tutup Wahyudi.
(fa/fza)

