NGANJUK, ifakta.co – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5) pagi.
Dalam kunjungan ini, ia didampingi Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Prabowo tampil mengenakan seragam safari berwarna krem dan peci hitam. Ia berjalan menyusuri area koperasi sambil mengamati berbagai fasilitas yang tersedia. Pengelola koperasi turut mendampingi dan memberikan penjelasan selama peninjauan berlangsung.
Iklan
Sepanjang kunjungan, Prabowo memperhatikan deretan rak yang berisi kebutuhan pokok masyarakat. Ia juga menilai kualitas produk serta kebersihan lingkungan koperasi. Beberapa kali, Presiden berhenti untuk mendengarkan penjelasan dari pengelola yang mengenakan kemeja biru.
Dalam dialog singkat, Prabowo menanyakan potensi persaingan antara Koperasi Desa Merah Putih dengan jaringan minimarket modern.
“Ini enggak akan dianggap bersaing dengan alfamart?” tanya Prabowo.
“Enggak bapak,” jawab salah satu staf Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.
Pertanyaan tersebut menunjukkan perhatian Presiden terhadap keberlangsungan usaha koperasi di tengah persaingan ritel modern.
Selain itu, Prabowo juga menyoroti ketersediaan fasilitas pendingin, khususnya untuk penyimpanan produk daging. Ia menilai fasilitas tersebut penting untuk menunjang operasional koperasi ke depan.
“Jadi belum ada pendinginnya? untuk daging?” tanya Prabowo.
“Belum bapak,” jawab staf tersebut.
Melihat kondisi itu, Presiden mendorong agar ke depan koperasi dilengkapi dengan fasilitas pendingin makanan guna meningkatkan kualitas layanan.
Sebagai bagian dari program penguatan ekonomi desa, Prabowo dijadwalkan meresmikan sebanyak 1.061 koperasi desa dan kelurahan Merah Putih yang siap beroperasi. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat distribusi kebutuhan pokok sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
(may/may)





