JAKARTA, ifakta.co – Polda Metro Jaya menyiapkan 17.628 personel gabungan untuk mengamankan sekaligus memberikan pelayanan dalam 37 agenda masyarakat yang berlangsung di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya pada Selasa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan puluhan kegiatan tersebut memiliki karakter yang beragam. Sebanyak 20 agenda berupa penyampaian pendapat di muka umum, sedangkan 17 kegiatan lainnya mencakup wisuda, pameran, dies natalis, dan kegiatan masyarakat lainnya.

“Pelaksanaan tugas tetap mengedepankan pola komunikatif, pendekatan humanis, dan koordinasi agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan,” kata Budi di Jakarta, Selasa.

Iklan

Menurut Budi, sejumlah aksi unjuk rasa tersebar di beberapa wilayah Jakarta. Titik kegiatan berada di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Polisi memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah kawasan yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat. Lokasi tersebut antara lain Gedung DPR/MPR RI, Bundaran HI-Dukuh Atas, serta Silang Selatan Monumen Nasional atau Monas.

Dari total 17.628 personel yang disiapkan, sebanyak 4.998 personel ditempatkan secara khusus di kawasan Gedung DPR/MPR RI. Kekuatan tersebut berasal dari berbagai unsur, yakni Polri, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR/MPR RI.

Dalam pelaksanaan pengamanan, Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono meminta seluruh personel mengutamakan kesabaran ketika menjalankan tugas di lapangan.

“Yang paling utama, kita semua harus benar-benar sabar dan tidak terprovokasi,” kata Dekananto.

Selain pengamanan kegiatan, kepolisian juga menyiapkan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional sesuai dengan perkembangan massa dan kondisi arus kendaraan.

Pengaturan tersebut bertujuan menjaga mobilitas warga di tengah berlangsungnya berbagai kegiatan. Polisi juga mempertimbangkan kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, ibadah, serta kepentingan publik lainnya.

Budi kemudian mengimbau peserta aksi menyampaikan aspirasi secara damai. Peserta juga diminta mengikuti arahan petugas dan menghormati masyarakat lain yang tetap menjalankan aktivitas.

Selain itu, seluruh pihak diharapkan ikut menjaga fasilitas umum selama kegiatan berlangsung.

“Personel di lapangan telah diarahkan untuk bertindak profesional dan humanis. Kami berharap seluruh kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan aktivitas masyarakat tetap berlangsung dengan baik,” kata Budi.

(mam/mam)

Iklan