JAKARTA, ifakta.co – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05 Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, menggelar acara penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah dengan mengusung tema “Peduli Lingkungan”.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan menjadi ajang bagi para siswa untuk menampilkan kreativitas sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak usia dini.
Acara dibuka dengan penampilan tim Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), kemudian dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan dari kegiatan ekstrakurikuler sekolah, mulai dari seni tari, futsal, hingga pramuka siaga dan penggalang putra maupun putri.
Iklan
Suasana semakin semarak dengan beragam penampilan siswa, seperti pembacaan puisi, tari tradisional dan modern, pertunjukan vokal, pameran hasil karya mewarnai bertema lingkungan, serta pawai busana atau fashion show yang mendapat sambutan hangat dari para orang tua dan tamu undangan.
Seluruh siswa, mulai dari kelas I hingga kelas VI, tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Keceriaan terpancar dari wajah para murid baru yang berhasil menyelesaikan masa pengenalan lingkungan sekolah dengan penuh semangat.
Mengusung tema peduli lingkungan, para siswa juga memamerkan hasil kreativitas berupa karya daur ulang dari barang bekas. Berbagai produk yang dipamerkan antara lain pot tanaman dari galon bekas, lampion, tempat tisu, kostum berbahan plastik bekas, hingga jam dinding hasil kreasi siswa. Selain itu, kegiatan mewarnai bertema pelestarian lingkungan turut menjadi daya tarik dalam acara tersebut.
Kepala SDN 05 Pegadungan, Susmiharto, M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan MPLS Ramah tidak hanya bertujuan mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami ingin menanamkan kepada seluruh peserta didik bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan yang menyenangkan seperti ini, anak-anak belajar untuk peduli, berkarya, bekerja sama, serta mencintai sekolah sebagai rumah kedua mereka,” kata Susmiharto.
Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan MPLS dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
“Kami berharap semangat kebersamaan, disiplin, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan yang telah dibangun selama MPLS Ramah dapat terus tumbuh sehingga membentuk generasi yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ujarnya.
Salah seorang wali murid kelas III, Lutfah, mengaku bangga melihat berbagai kegiatan positif yang rutin diselenggarakan sekolah untuk mendukung perkembangan karakter dan kreativitas peserta didik.
“Saya merasa bangga ada kegiatan positif seperti ini. Selama anak saya menjadi murid di sekolah SDN 05 selalu aktif dalam kegiatan,” ujar Lutfah, wali murid dari siswa bernama Khalifah.
SDN 05 Pegadungan yang beralamat di Jalan Peta Utara III Nomor 47, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, saat ini memiliki 340 peserta didik. Kegiatan belajar mengajar didukung oleh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang terdiri atas 9 guru PNS, 3 guru PPPK, 1 guru paruh waktu, serta 1 staf tata usaha.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan tumpeng penutupan MPLS Ramah oleh Kepala SDN 05 Pegadungan, Susmiharto, M.Pd., kepada perwakilan Kantor Dinas Pendidikan Kecamatan Kalideres.
Dalam kesempatan tersebut, Susmiharto berharap kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah.
“Semoga acara ini senantiasa membawa berkah untuk kita semua,” tuturnya.
Rangkaian penutupan semakin berkesan dengan prosesi pelepasan kalung pengenalan MPLS, pemotongan tumpeng, serta penerbangan balon yang menjadi simbol dimulainya perjalanan baru para peserta didik di lingkungan SDN 05 Pegadungan.
Kegiatan tersebut sekaligus menutup seluruh rangkaian MPLS Ramah dengan penuh makna dan semangat kebersamaan, sejalan dengan motto sekolah, “Every Event, Every Moment”, yang mengandung pesan bahwa setiap kegiatan dan setiap momen merupakan kesempatan berharga untuk belajar, berkembang, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada seluruh peserta didik.
(my/my)

