Visi Misi Dikuliti, Intan Paparkan Solusi Bagi Santri dan Sekolah Swasta Bersubsidi

- Jurnalis

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG, ifakta.co – Tak ingin pesantren dan madrasah dijadikan pilihan kedua oleh masyarakat, Bakal Calon Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengaku akan memberikan perhatian yang serius bagi para santri.

Tidak tanggung – tanggung Intan yang saat itu tengah dikuliti Visi dan Misinya tanpa ragu menandatangani kontrak politik dengan salahsatu panelis untuk memberikan beasiswa minimal bagi 10 orang santri dari setiap pesantren yang dapat menghafal kitab Alfiah ibnu malim.

“Kita merasa tergugah, bahkan dulu kita pernah punya anak asuh di SMA Cisoka, kita kasih 60 anak dibiayai Alhamdulillah mereka sekarang sudah bisa bekerja,” ungkap Intan Nurul Hikmah dalam keterangannya kepada para panelis dalam kegiatan penyampaian visi misi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang yang digelar DPD Partai Kebangkitan Bangsa Sabtu (19/05/2024).

Dirinya menilai, beasiswa yang akan dijalankan jika nantinya dirinya mendapatkan kepercayaan sebagai salahsatu pimpinan dikabupaten Tangerang adalah bentuk apresiasi terhadap para santri yang disebutnya sebagai pondasi dan ujung tombak dalam membentuk karakter masyarakat kabupaten Tangerang yang religius.

“Kita akan fasilitasi ke tingkatan pesantren yang lebih tinggi lagi atau kita biayai hingga keluar negeri insya Allah,” ungkap Intan.

Dari segi infrastruktur, Intan memaparkan saat ini pemerintah kabupaten Tangerang telah memiliki program Sanitasi Pesantren (Sanitren) yang disebutnya berpihak kepada pesantren, sehingga dirinya hanya perlu meningkatkan dan sedikit memodifikasi program tersebut sehingga programnya tersebut dapat lebih dirasakan oleh pesantren.

Baca juga :  Sinergi, Jaga Kerukunan Dandim 0506/Tgr Silaturahmi Dengan Pengurus FKUB

“Insya Allah nanti kalau saya terpilih setiap hari Jumat kita jadwalkan Saba Pesantren dimana kita akan mendatangi setiap pesantren yang ada, untuk memastikan sarana dan prasarananya terpenuhi,” kata Intan.

Meski begitu, Intan belum mau menyebut anggaran yang nantinya disiapkan bagi setiap pesantren yang ada dikabupaten Tangerang, hal itu lantaran dirinya harus mempertimbangkan aturan yang sudah ditetapkan

‘saya membuat visi dan misi itu harus bisa Visible, harus bisa dilaksanakan jangan sampai janji saya jadi hutang buat masyarakat kabupaten Tangerang, tapi Insya Allah pesantren tidak akan menjadi terbelakang di Kabupaten Tangerang,” Ujar Intan.

Untuk sekolah reguler, Intan menawarkan program pemerataan bagi setiap masyarakat kabupaten Tangerang untuk mendapatkan fasilitas pendidikan secara utuh dengan menggandeng sekolah sekolah swasta yang nantinya akan disubsidi oleh pemerintah.

Baca juga :  Kejari Kota Tangerang Larang Kuasa Hukum Dampingi Kliennya Saat Diperiksa

,”ini kan sekolah negeri banyak masalah Zonasi, karena zonasi orang tua sampe nipu – nipu kartu keluarga supaya nempel dengan sekolah, saya berharap nanti dinas pendidikan bekerjasama dengan sekolah swasta baik yang konvensional maupun yang berbasis agama untuk menyebar supaya tidak terjadi penumpukan yang bayarin sekolahnya nanti pemerintah,” Ungkap Intan.

Program tersebut diyakini Intan dapat meminimalisir minat masyarakat yang saat ini masih “ngotot” putra – putrinya dapat masuk ke sekolah negeri.

“Nanti pemerintah yang bayarin supaya tidak terjadi penumpukan di sekolah negeri dan nanti sekolah itu lama lama bisa rata sama dan sederajat,” ungkap Intan.

(Acl)

Berita Terkait

Pergantian Kepsek SD Yunike Andreas Di Nilai Cacat Administrasi
Dandim 0510/Tigaraksa Dampingi Danrem dalam  Pengamanan Kunjungan Wapres RI
Luput Dari Pengawasan, Bangunan Pabrik Diduga Belum Kantongi PBG Sudah Berdiri
Danramil 08/Krj: Urban Farming di Kronjo Dukungan Untuk Kemandirian Pangan Lokal
KPU Kota Tangerang Libatkan Ormas Kawal Pilkada Serentak yang Berkualitas
Ketahanan Pangan Koramil 07/Kresek, Rawat Urban Farming dengan konsisten
Puluhan Guru SD Yunike Andreas Terancam Tidak Mendapatkan Insentif
Akademisi Sebut Andri Permana Pemimpin Masa Depan yang Berintegritas

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 19:16 WIB

Selamat buat Bang Haekal yang dinobatkan sebagai Abang Favorit Jakarta Pusat 2024

Sabtu, 13 Juli 2024 - 19:33 WIB

Dhany Sukma : Pemilihan Abnon Salah Satu Upaya Apresiasi dan Lestarikan Budaya Betawi.

Sabtu, 13 Juli 2024 - 19:24 WIB

Haji Sarmilih.SH Ketua DPD Forkabi Jakbar Buka Musran Kecamatan Kembangan

Jumat, 12 Juli 2024 - 20:37 WIB

Posko Relawan Pemadam Kebakaran Kelurahan Kebon Kosong Resmi Dioperasionalkan

Jumat, 12 Juli 2024 - 20:07 WIB

PHK Sepihak, CRI Diduga Mempekerjakan TKA Tidak Sesuai Peraturan

Minggu, 7 Juli 2024 - 21:06 WIB

Tonil Kampung Ikan Menambah Tontonan Bernuansa Komedi

Minggu, 7 Juli 2024 - 11:36 WIB

Hijaukan Lingkungan Warga Cempaka Putih Tanam Pohon dan Jalan Sehat Bersama

Sabtu, 6 Juli 2024 - 11:42 WIB

Pameran Flora dan Fauna Jakarta 2024 Dihadiri Ribuan orang walau Gerismis

Berita Terbaru

Puluhan guru swasta Kemenag gelar unjuk rasa imbas dari tidak adanya Kouta PPPK. (Foto: Istimewa)

Pendidikan

Imbas Tak Ada Kouta PPPK, Guru Swasta Kemenag Gelar Unjuk Rasa

Minggu, 14 Jul 2024 - 13:25 WIB

PT Ken Raya Indonesia (KRI) usai membuka resmi dan pemotongan tumpeng cabang ketiganya bernama Toko Ken. (Foto: dok.Ifakta.co/Za)

Ekonomi & Bisnis

Grand Opening Toko Ken, Distributor Resmi Kusen Aluminium YKK AP

Minggu, 14 Jul 2024 - 10:21 WIB

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca