Polres Nganjuk Sasar Ojol dan Opal Menjadi Target “Pengemudi Tangguh”

ifakta.co, NGANJUK – Ratusan pengemudi ojek online dan ojek pangkalan di kumpulkan di halaman kantor Satlantas Polres Nganjuk pada Sabtu (4/6/20), untuk menerima bantuan paket sembako dan juga mendapatkan sosialisasi agar menjadi “Pengemudi Tangguh” menuju tatanan kehidupan baru (new normal life) yang akan segera di berlakukan.

Didampingi oleh Dandim 0810 Nganjuk Letkol Kav Joko Wibowo, Kajari Nganjuk Firmansyah Subhan dan PJU Polres Nganjuk, Kapolres Nganjuk AKBP Handono Subiakto memberikan pengarahan dan himbauan pada para tukang ojek tersebut agar bisa menjadi pengemudi yang tangguh.

“Pengemudi tangguh adalah pengemudi yang disiplin serta taat dan patuh terhadap protokol kesehatan, terutama disiplin memakai masker,” tegas Kapolres.

Menurutnya seiring dengan perkembangan COVID-19 di Jawa Timur yang kian meningkat termasuk di Kabupaten Nganjuk, maka berdampak sangat luas terhadap perekonomian masyarakat Nganjuk. Salah satunya para tukang ojek yang begitu merasakan dampaknya.

Bersama gugus tugas, giat sosialisasi terhadap ojek tersebut serentak di laksanakan tak hanya di Kabupaten Nganjuk saja namun menyeluruh di wilayah Jawa Timur.

Bekolaborasi dan bersinergi dengan berbagai fihak itulah jalan yang di tempuh Polres Nganjuk untuk menekan penyebaran COVID-19 di Nganjuk. Lalu yang menjadi target dan sasaran Polres Nganjuk kali ini adalah para tukang ojek.

“Kami sengaja mengundang anda semua untuk memberi sosialisasi bahwa Vaksin dari COVID -19 ini belum di temukan, saya berpesan kepada ojek online dan ojek pangkalan mari kita disiplin memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan , inilah cara yang paling efektif untuk mencegah penyebaran COVID -19,” tegas Kapolres.

Para pengemudi roda dua itu selain disiplin terhadap diri sendiri juga di minta Kapolres untuk disiplin terhadap penumpang yang mereka antarkan.

“Kalau ada penumpang yang tidak memakai masker tolong di tegor, diingatkan agar semua aman. Bapak tidak tertular dan penumpangnya juga aman, jadi saling menjaga,” pesan Handono Subiakto.

Setelah mendengarkan pengarahan dari Kapolres, mereka kemudian satu persatu mendapatkan bansos berupa paket sembako, masker dan hand sanitizer. Lalu semua ojol dan ojek pangkalan itu di berangkatkan dari kantor Satlantas oleh Forpimda menuju tempat mereka bekerja masing – masing.

Salah seorang Ojol yang hadir dalam giat tersebut mengaku sangat bersyukur atas bantuan Polres Nganjuk.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan dan perhatian dari Polres Nganjuk kepada kami para tukang ojek, bantuan sembako ini sangat berarti di tengah kondisi penumpang sedang sepi, kami akan memenuhi himbauan pak Kapolres untuk selalu disiplin memakai masker baik saya maupun penumpang saya,” ujar Efendi pada ifakta.co.

(may)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here