SEMARANG, ifakta.co – Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus mendorong internasionalisasi pendidikan dengan menghadirkan forum internasional bertajuk “Cultural Mosaic.”
Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan lintas budaya yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk berbagi pandangan, pengalaman, serta nilai-nilai multikultural.
Forum tersebut dikemas melalui diskusi partisipatif dan sesi refleksi yang mendorong dialog terbuka mengenai dinamika kehidupan dalam masyarakat yang beragam.
Iklan
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran lintas budaya sekaligus memperkuat nilai toleransi, perdamaian, dan semangat kolaborasi di kalangan mahasiswa.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNNES, Prof. Dr. Zaenuri menekankan, bahwa interaksi global merupakan bagian penting dalam membentuk kualitas mahasiswa di era modern.
Menurutnya, kemampuan akademik perlu diimbangi dengan kecakapan berkomunikasi dan beradaptasi di lingkungan yang beragam.
“Melalui kegiatan ini, mereka memiliki kesempatan untuk membangun interaksi yang baik serta saling mengenal lebih dekat dengan para mahasiswa asing. Kemampuan beradaptasi dan memahami dinamika masyarakat multikultural inilah yang akan membentuk karakter pemimpin masa depan yang inklusif dan harmonis,” jelasnya, dikutip dari laman UNNES, Jumat (13/3).
Ia menambahkan bahwa interaksi langsung dengan mahasiswa internasional dapat membantu mahasiswa UNNES memperluas jejaring global sekaligus memperkaya pengalaman lintas budaya.
“Interaksi antara mahasiswa berprestasi dan mahasiswa internasional di forum seperti ini sangatlah vital. Bagi mahasiswa berprestasi UNNES yang akan segera mengikuti berbagai seleksi tingkat nasional maupun internasional, pengalaman ini akan menjadi nilai tambah yang signifikan,” tambahnya.
Melalui kegiatan Cultural Mosaic, UNNES berharap forum ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran budaya semata, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk kolaborasi riset dan berbagai proyek kemahasiswaan berskala internasional.
Dengan adanya dialog terbuka mengenai keberagaman budaya, UNNES optimistis mahasiswa mampu membawa nilai-nilai toleransi, perdamaian, serta semangat kolaborasi dalam berbagai forum global di masa mendatang.
(naf/kho)



