Aktivis Kebijakan Publik Ingatkan Widya Andescha Jangan Asal Tuduh Wartawan Buat Berita Palsu

- Jurnalis

Jumat, 5 Juli 2024 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi media. (Foto: dok. Shutterstock/Ist)

Ilustrasi media. (Foto: dok. Shutterstock/Ist)

JAKARTA, ifakta.co – Aktivis kebijakan publik, Awy Eziary menyesalkan sikap Direktur PT Dinasty Insan Mandiri, dan atau PT Tulus Widodo, Widya Andescha yang menyebut media melakukan pemberitaan palsu. Awy menilai tudingan itu adalah klaim tidak berdasar.

Seperti diketahui, Widya Andescha mengeluarkan pernyataan pemberitaan media yang menyebut bahwa dugaan penguasaan dan penyalahgunaan uang proses persiapan keberangkatan ratusan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di Bali hingga mangkirnya dalam mediasi di PN Tangerang adalah berita palsu.

Pernyataan itu disampaikan dirinya pada Kamis, 04 Juli 2024, saat dikonfirmasi wartawan.

“Di tanggal 18 nanti saya akan datang dengan penyelesaian bukan untuk berdebat atau memperpanjang masalah. Buat apa saya dateng sekarang jika belum ada penyelesaian. Inti dari permasalahan ini kan me-refund uang anak-anak dan itikad baik saya. Jadi tolong para wartawan jangan buat berita palsu. Terima kasih,” tulis Widya Andescha dalam pesan singkat kepada wartawan, Kamis (04/07/2024).

Adapun pernyataan Widya tersebut membuat elemen aktivis terkejut. Sebab, pemberitaan tentang dugaan penguasaan dan penyalahgunaan uang proses persiapan keberangkatan ratusan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di Bali hingga mangkirnya dalam agenda mediasi itu telah terbit di sejumlah media, baik media terbitan Tangerang maupun terbitan Jakarta hingga Bali.

Baca juga :  Majalah Infobank Gelar OKK - PWI Jaya Angkatan 16 Diikuti 22 Peserta

Lantas, Aktivis Kebijakan Publik, Awy Eziary mengeluarkan sikap perihal pernyataan Widya Andescha itu.

“Widya Andescha tidak tepat menyatakan bahwa sejumlah pemberitaan media terkait pemberitaan tentang dirinya terkait kasus dugaan penguasaan dan penyalahgunaan uang proses persiapan keberangkatan ratusan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di Bali merupakan palsu,” ucap Awy kepada wartawan (05/07/2024).

“Pernyataan palsu yang disampaikan Widya terhadap pemberitaan, merupakan pernyataan berbahaya karena bisa mempengaruhi kepercayaan publik terhadap pers dan merupakan salah satu bentuk pelemahan terhadap pers yang bisa bermuara mengganggu kemerdekaan pers,” sambung Awy.

Baca juga :  BRI Gatot Subroto Hadir di Pameran Heli Expo Asia di Cengkareng

Awy menambahkan, bahwa apabila ada pemberitaan yang kurang tepat dan harus dikoreksi, Widya Andescha dapat menggunakan mekanisme yang telah diatur dalam UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, seperti hak jawab dan hak koreksi.

“Widya Andescha perlu meralat tuduhan tersebut, meminta maaf, dan membuat penjelasan yang terbuka, jelas, konsisten, serta berhati-hati,” tegasnya.

Kendati demikian, Awy pun menghimbau jurnalis dan media untuk tetap bekerja sesuai dengan kode etik jurnalistik serta menjalankan kontrol sosial untuk kepentingan publik sebagaimana diamanatkan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Selamat buat Bang Haekal yang dinobatkan sebagai Abang Favorit Jakarta Pusat 2024
Kartel Pil Koplo di Jaksel Tumbuh Subur, Aktivis Minta Polisi Segera Bertindak
Dhany Sukma : Pemilihan Abnon Salah Satu Upaya Apresiasi dan Lestarikan Budaya Betawi.
Haji Sarmilih.SH Ketua DPD Forkabi Jakbar Buka Musran Kecamatan Kembangan
Posko Relawan Pemadam Kebakaran Kelurahan Kebon Kosong Resmi Dioperasionalkan
PHK Sepihak, CRI Diduga Mempekerjakan TKA Tidak Sesuai Peraturan
Tonil Kampung Ikan Menambah Tontonan Bernuansa Komedi
Hijaukan Lingkungan Warga Cempaka Putih Tanam Pohon dan Jalan Sehat Bersama

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 19:16 WIB

Selamat buat Bang Haekal yang dinobatkan sebagai Abang Favorit Jakarta Pusat 2024

Sabtu, 13 Juli 2024 - 19:33 WIB

Dhany Sukma : Pemilihan Abnon Salah Satu Upaya Apresiasi dan Lestarikan Budaya Betawi.

Sabtu, 13 Juli 2024 - 19:24 WIB

Haji Sarmilih.SH Ketua DPD Forkabi Jakbar Buka Musran Kecamatan Kembangan

Jumat, 12 Juli 2024 - 20:37 WIB

Posko Relawan Pemadam Kebakaran Kelurahan Kebon Kosong Resmi Dioperasionalkan

Jumat, 12 Juli 2024 - 20:07 WIB

PHK Sepihak, CRI Diduga Mempekerjakan TKA Tidak Sesuai Peraturan

Minggu, 7 Juli 2024 - 21:06 WIB

Tonil Kampung Ikan Menambah Tontonan Bernuansa Komedi

Minggu, 7 Juli 2024 - 11:36 WIB

Hijaukan Lingkungan Warga Cempaka Putih Tanam Pohon dan Jalan Sehat Bersama

Sabtu, 6 Juli 2024 - 11:42 WIB

Pameran Flora dan Fauna Jakarta 2024 Dihadiri Ribuan orang walau Gerismis

Berita Terbaru

Puluhan guru swasta Kemenag gelar unjuk rasa imbas dari tidak adanya Kouta PPPK. (Foto: Istimewa)

Pendidikan

Imbas Tak Ada Kouta PPPK, Guru Swasta Kemenag Gelar Unjuk Rasa

Minggu, 14 Jul 2024 - 13:25 WIB

PT Ken Raya Indonesia (KRI) usai membuka resmi dan pemotongan tumpeng cabang ketiganya bernama Toko Ken. (Foto: dok.Ifakta.co/Za)

Ekonomi & Bisnis

Grand Opening Toko Ken, Distributor Resmi Kusen Aluminium YKK AP

Minggu, 14 Jul 2024 - 10:21 WIB

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca