ifakta.co, KALBAR – Pimpinan Wilayah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi-Republik Indonesia (GNPK-RI ) Ellysius Aidy memberikan evaluasi terhadap penegakan hukum di wilayah Kalimantan Barat.

Pimpinan Wilayah GNPK-RI Kalbar, Ellysius Aidy mengungkapkan, ada beberapa kasus korupsi yang terjadi di Kalimantan Barat tidak tersentuh oleh hukum. Ada juga yang sudah berjalan proses malah putus ditengah jalan tidak ada kejelasan hukum.

“Itu semua menjadi sebuah catatan GNPK-RI Kalbar dalam mengawasi kinerja pihak-pihak penegak hukum,” katanya kepada ifakta.co, Minggu (13/12).

Iklan

Ia berharap kepada penegak hukum ketika ada kasus agar dengan cepat mengambil langkah-langkah hukum, sehingga harapan masyarakat dapat terwujud.

Dengan begitu menurut dia kasus-kasus korupsi benar-benar bisa terangkat.

“Dalam bekerja menangani kasus para penegak hukum hendaknya benar-benar diperkuat serta bekerja profesional dengan semaksimal mungkin, agar tidak ada kesan tebang pilih,” ucapnya

Aidy juga tidak menginginkan ada oknum penegak hukum di Kalimantan Barat yang melakukan tugasnya hanya sekedar serimonial saja bahkan berbau politis.

“Hendaknya ada keseriusan dalam penegakan hukum. Jangan sampai mau menegakan hukum malah melawan hukum,” katanga.

Ia menghimbau kepada masyarakat jika ada menemukan penyimpangan-penyimpangan dan kejanggalan dalam pelaksanan proses hukum oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab agar jangan segan-segan dan jangan takut untuk melaporkan hal tersebut, dan kami GNPK-RI Kalbar siap mendampingi.

“Jangan sungkan-sungkan melaporkan ke kami juga meilhat ada indikasi korupsi dikalangan pejabat,” tandasnya.