Residivis Curanmor Dibekuk Satreskrim Polres Nganjuk dengan Timah Panas

- Jurnalis

Senin, 27 April 2020 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ifakta.co, Nganjuk – Seorang residivis kambuhan bernama Arif Wahyudi alias Codet (27) yang kerap kali keluar masuk bui kembali beraksi dengan melakukan pencurian sepeda motor di kampungnya sendiri di Desa Margopatut Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, pada Minggu (26/4) sekira pukul 23.30 wib.

Tersangka harus rela kembali mendekam di hotel prodeo Nganjuk. Menurut catatan kepolisisan, selain pernah mendekam di Mapolres Nganjuk juga ia pernah mendrkam di Polres Madiun dan Polres Trenggalek, Jawa Timur.

Kasubbag Humas Polres Nganjuk AKP Sudarman mengatakan Satreskrim Polres Nganjuk pasca kejadian langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran hingga ke SPBU Mojowarno Kabupaten Jombang.

Akhirnya tersangka di bekuk berikut barang bukti kejahatannya yaitu satu unit Honda Vario dan Hp Merk Oppo A1K warna hitam.

“Kami terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menghadiahi timah panas pada kedua kakinya karena yang bersangkutan melakukan perlawanan ketika kami amankan,” jelas Sudarman.

Terbongkarnya aksi nekad Codet ketika munculnya dua laporan kepolisian secara bersamaan yakni dari Polsek Sawahan dan Polsek Berbek.

Awalnya dari Polsek Sawahan seorang warga bernama Baidlowi melaporkan dirinya telah kehilangan satu unit sepeda motor Honda Vario warna Putih Nopol AG 2176 UI.

“Baidlowi mengaku motornya yang terparkir di teras rumah hilang ketika di tinggal berbuka puasa. Padahal sejak sore motor itu masih ada waktu ia mau sholat isya di mushola depan rumah sudah raib., ” kata AKP Sudarman.

Korban langsung melaporkan kejadian itu pada Polsek Sawahan.Sementara di Berbek seorang pemuda mengaku telah kehilangan HP miliknya dan ia juga lapor ke Polsek setempat.

Menurut Sudarman dari keterangan saksi yang sempat melihat kelebat tersangka Codet mengatakan ciri – ciri fisik tersangka yakni tinggi, kurus, umur sekitar 27 tahun.

“Dengan  ciri fisik yang di lihat korban dan kendaraan yang di pakai korban kemudian di lakukan penyisiran. Tak menunggu lama malam itu juga tim Macan Wilis dapat membekuk pelaku tepatnya pukul 23.30 Wib,” kata Sudarman.

Atas perbuatannya itu Arif Wahyudi alias Codet di serahkan pada Unit Pidum Satu Satreskrim Polres Nganjuk dan terancam melanggar pasal 362 KUHP. (may)

Berita Terkait

Karen Sukses Raih Juara 1 LX Got Talent 2024
Sambut Kemenangan Satu Putaran Prabowo-Gibran, Arus Bawah Indonesia Banyumas Gelar Ziarah dan Doa Bersama
Gelar Patroli Skala Besar, Polres Nganjuk Antisipasi Gangguan Saat Libur Panjang secara Intensif
Peringati Hari Pers Nasional 2024, PWI Nganjuk Gelar Khotmil Qur’an dan Tasyakuran
Apel Gelar Pasukan Polres Nganjuk dan Kodim 0810/Nganjuk Dalam Rangka Bulan Bakti TNI -Polri Tahun 2024
Plt.Gubernur Lemhannas RI Resmi Kukuhkan Pengurus Senat PPRA 66
Kapolres dan Dandim 0810 Nganjuk Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung
TMMD ke-119, Kodim 1623 Karangasem Buka Jalan Penghubung Bukit Catu – Sibetan

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:19 WIB

Didesak Dewan Pers, Presiden Jokowi Akhirnya Teken Perpres Publisher Right

Rabu, 21 Februari 2024 - 12:37 WIB

AHY Dilantik Jokowi Jadi Menteri ATR/BPN Gantikan Hadi Tjahjanto Hari Ini

Minggu, 18 Februari 2024 - 18:09 WIB

Ketum PP IKWI: Rendahnya Pendidikan Jadi Faktor Utama KDRT

Minggu, 11 Februari 2024 - 23:33 WIB

Polri Minta Masyarakat Tak Sebar Hoax, Tegaskan Netral di Pemilu 2024

Jumat, 9 Februari 2024 - 18:20 WIB

Link Twibbon ifakta.co HPN 2024, Silahkan Download Gratis!

Minggu, 4 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kemnaker Selenggarakan Naker Fest 2024 Sasar Generasi Z dan Milenial

Minggu, 14 Januari 2024 - 10:13 WIB

KAMMI, IMM dan PB SEMMI Nilai Pernyataan Kapolri Tunjukkan Semangat Kebangsaan

Sabtu, 13 Januari 2024 - 22:47 WIB

Polisi Tangkap Pengancam Salah Satu Capres

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari ifakta

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca