BANYUMAS, ifakta.co – Pemerintah Kabupaten Banyumas melakukan penataan sejumlah jabatan pada jajaran aparatur sipil negara. Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melantik 290 pegawai dalam satu agenda di Pendopo Si Panji Purwokerto.

Pelantikan tersebut mencakup empat pejabat pimpinan tinggi pratama. Selain itu, pemerintah juga mengangkat pegawai untuk jabatan administrator dan jabatan fungsional tertentu.

Empat pejabat yang kini menempati jabatan pimpinan tinggi pratama berasal dari beberapa perangkat daerah strategis. Mereka akan menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing sekaligus mendukung agenda pemerintahan Kabupaten Banyumas.

Iklan

Berikut empat pejabat yang mendapat tugas baru:

  1. Wilopo Untung Handoyo sebagai Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah.
  2. dr. Dani Esti Novia sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan.
  3. Agus Anggraito sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana.
  4. dr. Widyana Grehastuti sebagai Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Banyumas Eko Prijanto menjelaskan komposisi pelantikan tersebut.

Selain empat pejabat pimpinan tinggi pratama, terdapat satu pegawai yang mengisi jabatan administrator. Kemudian, 282 pegawai masuk dalam jabatan fungsional tertentu.

Pemkab Banyumas juga mengangkat tiga pegawai dari calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

“Dan ada juga 3 pegawai yang diangkat dari CPNS menjadi PNS.”

“Jadi, total yang dilantik pada hari ini 290 pegawai,” terang Eko, dikutip dari Tribun (20/9).

Menurut Eko, penataan jabatan tersebut bertujuan memperkuat struktur organisasi pemerintahan. Pemkab berharap setiap perangkat daerah dapat menjalankan fungsi secara efektif dan saling terkoordinasi.

Selain itu, pemerintah ingin menjaga kualitas pelayanan publik di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan.

Bupati Sadewo juga menekankan pentingnya kesesuaian antara jabatan dan tanggung jawab. Dia berharap setiap pejabat mampu menjalankan amanah sesuai tugas masing-masing.

“Saya berharap, dengan penempatan dan pengisian jabatan ini, setiap fungsi pemerintahan dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” tuturnya.

Sadewo mengingatkan bahwa setiap jabatan memiliki tanggung jawab yang berbeda. Namun, seluruh posisi tetap memiliki tujuan yang sama.

Pemerintahan harus berjalan dengan baik. Pada saat yang sama, program pembangunan juga harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Karena itu, saya minta agar setiap saudara memahami betul tugas dan tanggung jawabnya, mengawal program yang menjadi bagiannya, dan menjaga agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” tegasnya.

Sadewo Minta Program Trilas dan Banyumas PAS Segera Tuntas

Setelah mengingatkan soal tugas dan pelayanan, Sadewo juga meminta para pejabat memanfaatkan waktu serta anggaran yang masih tersedia pada 2026.

Dia meminta setiap perangkat daerah mempercepat penyelesaian program yang sudah masuk dalam agenda pemerintah daerah.

Perhatian khusus tertuju pada program Trilas dan upaya mewujudkan Banyumas PAS. Menurut Sadewo, perangkat daerah harus memastikan target yang sudah mereka susun benar-benar berjalan hingga akhir tahun.

“Setiap perangkat daerah perlu memastikan apa yang menjadi target tahun ini benar-benar dikerjakan dan diselesaikan.”

“Jangan sampai, waktu dan anggaran yang tersedia tidak dimanfaatkan secara optimal,” tuturnya.

Karena itu, para pejabat baru perlu segera memahami tugas serta lingkungan kerja masing-masing. Sadewo berharap proses penyesuaian berlangsung cepat agar roda pemerintahan tetap berjalan tanpa hambatan.

Dengan penataan tersebut, Pemkab Banyumas kini memiliki sejumlah pejabat baru pada posisi strategis. Mereka selanjutnya menghadapi tugas untuk menjaga pelayanan publik sekaligus mengejar target pembangunan yang telah masuk dalam agenda 2026.

(naf/lex)

Iklan