JAKARTA, ifakta.co – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, didiagnosis mengalami luka bakar hingga 24 persen setelah menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (12/3) malam.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Kondisi korban masih dalam perawatan. Dari hasil pemeriksaan medis, korban didiagnosis mengalami luka bakar 24 persen,” kata Budi, Sabtu (14/3).
Iklan
Polisi juga telah memeriksa dua orang saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut. Kedua saksi merupakan warga sekitar lokasi kejadian.
“Saksi yang sudah diperiksa dua orang, warga sekitar yang melihat dan mengetahui kejadian tersebut,” ujarnya.
Ciri-ciri Terduga Pelaku
Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya sebelumnya mengungkapkan ciri-ciri dua pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penyiraman tersebut.
Pelaku pertama yang mengendarai sepeda motor disebut mengenakan kaos kombinasi warna putih dan biru, celana gelap yang diduga berbahan jeans, serta helm berwarna hitam.
Sementara pelaku kedua yang dibonceng diketahui mengenakan penutup wajah atau masker menyerupai buf berwarna hitam yang menutupi setengah wajah. Ia juga mengenakan kaos biru tua serta celana panjang berwarna biru yang digulung hingga tampak seperti celana pendek dan diduga berbahan jeans.
Dimas menjelaskan, salah satu pelaku kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah korban saat melintas di lokasi.
“Salah satu pelaku kemudian menyiramkan air keras ke arah korban hingga mengenai sebagian tubuh korban. Akibat serangan tersebut korban langsung berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik aksi teror tersebut.
(muh/min)


