JAKARTA, ifakta.co – Mengawali tahun baru dengan aksi nyata, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf secara resmi melepas relawan tanggap bencana dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS untuk diberangkatkan ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatra, Jumat.
Almuzzammil menegaskan, momen pergantian tahun tidak dimaknai sebagai ajang perayaan seremonial, melainkan waktu untuk memperkuat kepedulian dan kehadiran nyata di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Ia, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, serta Daerah Istimewa Yogyakarta.
Iklan
Menurut menyampaikan, pengiriman relawan tersebut merupakan kelanjutan dari misi kemanusiaan PKS yang telah lebih dahulu mengerahkan relawan dari berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah provinsi tercatat aktif mengirimkan personel, di antaranya Riau, Kepulauan Riau, Jambi, LampungAlmuzzammil, PKS berkomitmen mengirimkan relawan secara bertahap hingga kondisi di wilayah terdampak bencana benar-benar pulih. Para relawan yang diterjunkan tidak hanya membawa semangat kemanusiaan, tetapi juga keahlian teknis yang dibutuhkan di lapangan.
“Relawan yang kami berangkatkan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan, mulai dari tenaga kesehatan, montir, ahli bangunan, teknisi kelistrikan, hingga psikolog untuk pendampingan pemulihan trauma,” jelasnya.
Almuzzammil juga menuturkan pengalamannya saat meninjau langsung lokasi bencana di Medan, Aceh Tamiang, dan Sumatera Barat. Ia menyaksikan langsung kuatnya semangat gotong royong, di mana berbagai elemen bangsa bahu-membahu menyalurkan bantuan kepada para korban.
Selain distribusi logistik, relawan PKS turut memberikan kontribusi teknis, seperti pemasangan listrik tenaga surya serta pengeboran sumur air bersih di sejumlah titik di Kabupaten Aceh Tamiang guna menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.
Pada kesempatan itu, Almuzzammil menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan daerah, BNPB, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat yang terlibat aktif dalam penanganan dan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ia menilai, solidaritas lintas elemen yang terbangun dalam situasi bencana kembali menegaskan bahwa persatuan dan kepedulian sosial merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia untuk bangkit bersama.
(Amin)



