BANYUMAS, ifakta.co – Kobaran api muncul dari kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Gunung Tugel, Desa Pegalongan, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Minggu (20/9). Api sempat membesar hingga menghasilkan kepulan asap hitam yang terlihat dari jarak cukup jauh.

Warga yang berada di sekitar lokasi turut merekam kondisi tersebut. Rekaman kemudian menyebar melalui media sosial dan memperlihatkan kobaran api yang membumbung dari area TPST.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran langsung menuju lokasi. Petugas kemudian berupaya mengendalikan api agar tidak terus meluas.

Iklan

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyumas, Andaru Budilaksono, membenarkan adanya penanganan kebakaran di kawasan tersebut.

“(Kebakaran) masih dalam penanganan,” kata Andaru, dikutip dari Suara Merdeka (20/9).

Hingga Minggu siang, petugas masih melakukan pemadaman di area TPST. Tim juga berupaya memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran lanjutan.

Informasi mengenai bagian TPST yang mengalami kebakaran belum tersedia secara pasti. Petugas masih fokus menangani kobaran api di lokasi.

Selain itu, penyebab kebakaran juga belum diketahui. Petugas perlu menyelesaikan proses pemadaman terlebih dahulu sebelum melakukan pendataan lebih lanjut mengenai sumber api.

Petugas Masih Fokus Kendalikan Kobaran Api

Petugas Damkar Kabupaten Banyumas masih berada di lokasi untuk menjalankan proses pemadaman. Tim mengerahkan armada untuk membantu mengendalikan api di kawasan TPST.

Sementara itu, kepulan asap hitam masih terlihat dari area kebakaran. Kondisi tersebut membuat penanganan membutuhkan perhatian petugas agar api tidak kembali membesar.

Andaru menegaskan petugas masih menangani kejadian tersebut. Karena itu, informasi mengenai titik awal api, penyebab kebakaran, serta luas area yang terdampak belum dapat dipastikan.

Begitu pula dengan nilai kerugian. Petugas belum menghitung kerugian karena proses penanganan masih berlangsung.

Kebakaran ini menarik perhatian warga setelah video kondisi TPST beredar melalui media sosial. Dalam rekaman tersebut, api tampak membesar dari salah satu bagian kawasan pengolahan sampah.

Namun, rekaman yang beredar belum dapat memastikan titik awal kebakaran maupun penyebab munculnya api. Petugas masih melakukan pemeriksaan langsung di lokasi.

Selanjutnya, informasi mengenai perkembangan penanganan akan mengikuti hasil pemeriksaan petugas. Untuk sementara, Damkar Kabupaten Banyumas masih memprioritaskan pemadaman dan pengendalian kobaran api.

(naf/lex)

Iklan