JAKARTA, ifakta.co- Universitas Indonesia (UI) memperkuat langkah transformasi digital dengan menggandeng OpenAI dalam diskusi strategis bertajuk pengembangan kampus berbasis AI di abad ke-21, Kamis (9/4).

Melalui forum ini, UI dan OpenAI membahas pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendukung riset, pengembangan kurikulum, serta tata kelola kampus yang lebih inovatif dan responsif terhadap tantangan global.

Direktur Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi UI, Chairul Hudaya, menegaskan bahwa kolaborasi ini akan memperkuat riset berbasis AI di lingkungan kampus. Ia menyebut kerja sama internasional seperti ini mampu mempercepat inovasi sekaligus memperluas perspektif akademik.

Iklan

Sementara itu, Head of Education OpenAI Asia-Pasifik, Raghav Gupta, mengungkapkan bahwa Indonesia termasuk lima besar pengguna ChatGPT untuk pembelajaran dan riset. Pada Maret 2026, tercatat lebih dari 450 juta pesan terkait tugas dan penelitian diproses melalui platform tersebut.

Ia menjelaskan bahwa ChatGPT dapat membantu mahasiswa memahami materi secara lebih mendalam. Selain itu, dosen juga bisa memanfaatkan teknologi ini untuk menyusun kurikulum dan mengembangkan metode riset yang lebih efektif.

Diskusi juga menyoroti peran AI dalam meningkatkan kemampuan sivitas akademika dalam memanfaatkan teknologi secara optimal. Kedua pihak saling bertukar pandangan untuk mendorong inovasi dalam proses pembelajaran.

Dalam kesempatan tersebut, OpenAI turut menekankan pentingnya keamanan penggunaan AI, terutama bagi remaja dan anak-anak. Perusahaan ini telah menerapkan berbagai fitur seperti pembatasan usia, sistem prediksi usia, serta kontrol orang tua untuk mengatur penggunaan, termasuk durasi akses dan izin pembuatan konten.

Head of Public Policy OpenAI Asia Tenggara, Sandy Kunvatanagarn, menyebut AI sebagai teknologi yang mengubah cara belajar dan bekerja, khususnya di dunia akademik. Ia menilai UI sebagai mitra strategis yang mampu menjadi pusat pengembangan ekosistem AI di Indonesia.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pimpinan UI dari berbagai bidang, mulai dari riset, transformasi digital, hingga fakultas terkait. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat UI dalam mengadopsi teknologi AI secara menyeluruh.

Melalui kolaborasi ini, UI menegaskan kesiapan menjadi kampus yang adaptif, inovatif, dan berbasis riset di era kecerdasan buatan. Kerja sama dengan OpenAI diharapkan mampu memperkuat posisi UI dalam jaringan akademik global sekaligus mendorong pengembangan teknologi yang relevan bagi masyarakat.

(naf/kho)