THAILAND, ifakta.co – Virus mematikan dan infeksi bakteri telah menewaskan sedikitnya 72 harimau di Kebun Binatang Tiger Kingdom, Chiang Mai, dalam beberapa minggu terakhir, sehingga otoritas setempat mengeluarkan peringatan bagi wisatawan.
Mengutip AFP, Minggu (22/2/2026)
kantor peternakan provinsi Chiang Mai melaporkan bahwa penyebaran virus distemper anjing yang sangat menular serta bakteri yang menyerang sistem pernapasan terdeteksi pada harimau-harimau tersebut.
“Ketika harimau jatuh sakit, lebih sulit untuk mendeteksinya dibandingkan pada hewan seperti kucing atau anjing. Saat kami menyadari mereka sakit, sudah terlambat,” ujar Somchuan
Ratanamungklanon, Direktur Departemen Peternakan Nasional, kepada media lokal.
Tragedi ini memicu reaksi dari organisasi perlindungan hewan, termasuk PETA Asia.
“Harimau-harimau ini mati dalam kesengsaraan, kurungan, dan ketakutan. Jika wisatawan menjauh dari tempat-tempat seperti ini, tragedi semacam ini kemungkinan besar dapat dicegah,” kata perwakilan organisasi tersebut.
Iklan
Virus distemper, yang mematikan bagi binatang, merupakan salah satu penyakit menular paling berbahaya yang menyerang anjing. Virus ini menyebar cepat melalui udara, percikan batuk atau bersin, serta kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi.
Distemper menyerang berbagai sistem organ, termasuk saluran pernapasan, pencernaan, sistem kemih, dan sistem saraf pusat. Gejala yang umum muncul antara lain demam, batuk, keluar lendir dari hidung dan mata, muntah, diare, penurunan nafsu makan, kelemahan, hingga kejang.
Meski sangat berbahaya bagi hewan, virus distemper tidak menular kepada manusia.
