JAKARTA, ifakta.co – Polda Metro Jaya menetapkan masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan yang melibatkan kereta api tersebut dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.
Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menyelesaikan tahapan penyidikan perkara. AN diketahui merupakan masinis KA Argo Bromo Anggrek dan berusia 37 tahun.
“Dari hasil penyidikan, penyidik menetapkan 1 tersangka yaitu AN, lak-laki, 37 tahun,” kata Wadirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP I Dewa Anom Danujaya dalam konferensi pers, Selasa (29/9).
Iklan
Anom kemudian menegaskan posisi AN dalam perjalanan kereta yang terlibat kecelakaan tersebut.
“AN adalah masinis dari A Aargo Bromo Anggrek,” sambungnya.
Dalam perkara ini, penyidik menerapkan sejumlah pasal terhadap AN. Tersangka dijerat Pasal 323 KUHP dan atau Pasal 324 KUHP dan atau Pasal 474 KUHP.
Selain itu, penyidik juga menerapkan Pasal 198 dan atau Pasal 206 UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
“Dengan ancaman hukuman maksim 5-12 tahun penjara,” ucap Anom.
Kasus kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek tersebut terjadi pada Senin (27/4) malam di Stasiun Bekasi Timur. Insiden bermula ketika sebuah taksi Green SM mengalami gangguan sistem kelistrikan hingga mogok di tengah perlintasan sebidang.
KRL Commuter Line yang melintas kemudian menghantam kendaraan tersebut. Peristiwa itu selanjutnya menimbulkan rangkaian kejadian yang melibatkan perjalanan KRL tujuan Cikarang.
Akibat kecelakaan pertama, satu rangkaian KRL tersebut harus melakukan pemberhentian darurat di Stasiun Bekasi Timur.
Namun, saat rangkaian KRL masih dalam posisi berhenti, KA Argo Bromo Anggrek datang dari arah belakang dan menabrak rangkaian KRL tersebut.
Benturan menyebabkan gerbong belakang khusus wanita mengalami kerusakan berat. Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan belasan orang kehilangan nyawa.
Kini, penetapan AN sebagai tersangka menjadi bagian dari proses hukum atas kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
(can/cin)



