JAKARTA, ifakta.co – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait pemasangan bendera dan atribut partai yang dinilai mengganggu kenyamanan publik.
Atribut tersebut diketahui terpasang di sejumlah ruas jalan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra.
Sugiono menyadari bahwa keberadaan atribut partai di ruang publik dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian masyarakat. Oleh karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
Iklan
“Hari ini kami merayakan ulang tahun Partai Gerindra yang ke-18. Kami mohon maaf apabila ada masyarakat yang merasa terganggu dengan atribut dan bendera-bendera partai,” ujar Sugiono di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (6/2) malam.
Ia juga memerintahkan seluruh kader Gerindra untuk segera membersihkan atribut partai yang masih terpasang di jalan-jalan mulai keesokan harinya. Sugiono menegaskan akan memantau langsung pelaksanaan pembersihan tersebut.
“Mulai besok, saya meminta seluruh kader dan jajaran partai untuk membersihkan atribut-atribut partai yang masih terpasang,” katanya.
Pada malam yang sama, Partai Gerindra menggelar acara syukuran HUT ke-18 di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang berlokasi di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.
Sugiono menjelaskan, perayaan ulang tahun partai tahun ini digelar secara sederhana sebagai bentuk empati terhadap masyarakat di sejumlah daerah yang masih terdampak bencana dan dalam masa pemulihan.
“Kita memilih menggelar acara secara sederhana. Masih ada saudara-saudara kita di beberapa daerah yang terdampak bencana, masih berduka dan dalam tahap pemulihan. Karena itu, acaranya kita buat simpel,” ujarnya.
(ca/cn)



