JAKARTA, ifakta.co – Istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meryati Hoegeng, meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026). Almarhumah wafat dalam usia 100 tahun setelah menjalani perawatan akibat sakit.
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono, menyampaikan bahwa Meryati Hoegeng akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Giri Tama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (4/2/2026).
“Alamat pemakaman di Giri Tama Tonjong Bogor, besok hari Rabu setelah zuhur,” ujar Prima kepada wartawan.
Iklan
Prima menjelaskan, Meryati Hoegeng mengembuskan napas terakhir pada pukul 13.24 WIB.
Saat ini, jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka Pesona Khayangan Estate DG–DH 1, RT 003/028, Kelurahan Mekarjaya, Depok, Jawa Barat.
Meryati Hoegeng dikenal sebagai pendamping hidup Jenderal Hoegeng Iman Santoso, Kapolri periode 1968–1971, sosok yang dikenal luas karena integritas dan keteguhannya dalam menegakkan hukum.
Sejumlah ucapan duka cita mengalir dari berbagai kalangan atas wafatnya Meryati Hoegeng.
Keluarga dan kerabat memanjatkan doa agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Semoga almarhumah diampuni segala khilaf dan salahnya serta diterima seluruh amal ibadahnya,” demikian pesan belasungkawa yang disampaikan keluarga.
(AMN)



