SEMARANG, ifakta.co – Universitas Diponegoro (UNDIP) memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa jalur satu arah selama pelaksanaan wisuda yang berlangsung selama tiga hari, yakni 3, 4, dan 5 Februari 2026.

Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga kenyamanan wisudawan serta mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi acara.

Petugas keamanan UNDIP, Nanang, menjelaskan bahwa mekanisme satu arah diberlakukan pada jam-jam krusial, yakni saat wisudawan datang dan meninggalkan area wisuda.

Iklan

“Pemberlakuan mekanisme satu arah ini berlaku dari pagi, mulai pukul 05.30 sampai sekitar pukul 08.00 saat wisudawan masuk ke lokasi acara. Kemudian diberlakukan kembali saat arus keluar, mulai pukul 11.30 sampai selesai,” jelas Nanang (3/2).

Adapun rute yang diubah menjadi satu arah meliputi jalan depan Gedung Muladi Dome hingga Jalan Baru, yang selama tiga hari wisuda difungsikan sebagai jalur satu arah penuh.

Nanang mengakui bahwa tantangan utama di lapangan adalah masih adanya masyarakat yang belum mendapatkan informasi secara menyeluruh terkait rekayasa lalu lintas tersebut.

“Kesulitannya karena masih banyak masyarakat yang kurang informasi, jadi harus diarahkan satu per satu. Tapi sejauh ini kondisi bisa terkendali dengan baik,” tambahnya.

Alur Parkir dan Drop Off Wisudawan

Pihak keamanan UNDIP juga memberikan arahan khusus terkait alur parkir dan drop off bagi wisudawan agar tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan.

Pengendara diarahkan masuk melalui gerbang utama Muladi Dome, kemudian belok ke kanan dan lurus hingga bertemu barrier gate parkir. Setelah mengambil kartu parkir, kendaraan diarahkan menuju area drop off resmi, yang hanya tersedia di Lobby Selatan, tepatnya di area yang berhadapan langsung dengan SPBU UNDIP.

Wisudawan diimbau untuk melakukan drop off maksimal 30 detik dengan posisi kendaraan menepi di sisi kiri, agar lajur kanan tetap dapat digunakan untuk kendaraan lain yang mendahului.

Petugas juga menegaskan bahwa drop off dilarang dilakukan di sepanjang Jalan Banyu Putih, terutama setelah jalur masuk Muladi Dome, karena berpotensi menimbulkan antrean panjang.

Sementara itu, bagi taksi online dan ojek online, telah disediakan zona pick up khusus di sebelah kanan setelah gerbang masuk Muladi Dome. Area tersebut dapat diakses secara gratis tanpa biaya barrier.

Untuk wisudawan lansia, anak-anak, maupun penyandang disabilitas, UNDIP menyediakan area drop off khusus di basement, lengkap dengan penanda dan fasilitas yang ramah difabel. Jika ingin parkir di basement, pengendara diminta langsung naik dari dalam basement, tanpa berhenti di Lobby Selatan, demi menjaga kelancaran arus keluar-masuk gedung.

“Tertib parkir itu sederhana, tapi dampaknya besar. Kami ingin wisuda UNDIP berjalan khidmat, lancar, dan berkesan,” tutup Nanang.

(naf/kho)