PURWOKERTO, ifakta.co – Kemukus (Piper cubeba) merupakan rempah asli Indonesia yang banyak ditemukan di wilayah Jawa dan Sumatra, serta termasuk dalam keluarga sirih-sirihan (Piperaceae). Tanaman ini tumbuh merambat di hutan tropis yang lembap
Secara tradisional, kemukus dimanfaatkan sebagai bumbu dalam masakan khas Jawa dan juga digunakan sebagai obat herbal, terutama untuk membantu mengatasi gangguan pada sistem pernapasan.
Komposisi Alami dan Nutrisi Kemukus
Iklan
Kemukus mengandung beragam senyawa kimia aktif yang berkontribusi terhadap manfaat farmakologisnya. Senyawa tersebut meliputi alkaloid, amida, asam benzoat, chromenes, propenylphenols, lignans, neolignans, sesquiterpenes, terpenes, steroid, kawapyrones, piperolides, chalcones, dihydrochalcones, flavones, dan flavanones.
Selain itu, kemukus juga kaya akan minyak atsiri yang tersusun atas hidrokarbon seskuiterpen serta senyawa lignan seperti cubebine, cubebinin, dan kinokinin. Kandungan lainnya mencakup cubebic acid, piperenol A dan B, sikloheksana, krotepoksida, zeylenol, piperin, sesamin, cubenin, hinokinin, clusin, dihydrocubebin, yatein, cubebinionolide, cubebinone, isoyatein, serta turunan heptahidro naftalena.
Khasiat Kemukus bagi Kesehatan
1. Mendukung kesehatan pernapasan
Kemukus memiliki sifat ekspektoran, antibakteri, dan antivirus yang membantu melawan infeksi saluran pernapasan. Rempah ini juga dapat membantu mengencerkan dahak serta meredakan gejala asma dan bronkitis.
2. Sebagai antioksidan alami
Kemukus mengandung senyawa antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, dan karotenoid yang berperan melawan radikal bebas. Kandungan ini membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif.
3. Memiliki sifat antiinflamasi
Senyawa aktif seperti quercetin dan kaempferol dalam kemukus diketahui memiliki efek antiinflamasi. Khasiat ini bermanfaat untuk membantu mengurangi peradangan pada tubuh, termasuk pada kondisi osteoartritis dan penyakit radang usus.
4. Mengatasi masalah kulit
Dalam pengobatan tradisional, kemukus digunakan untuk membantu mengatasi gangguan kulit seperti jerawat dan eksim berkat sifat antiinflamasi serta kemampuannya meredakan iritasi.
5. Menjaga kesehatan jantung
Sejumlah penelitian awal menunjukkan bahwa kemukus berpotensi membantu menjaga kesehatan jantung dengan berkontribusi pada penurunan tekanan darah dan kadar kolesterol.
6. Membantu mengatasi gangguan pencernaan
Kemukus dapat merangsang produksi cairan pencernaan dan air liur, sehingga bermanfaat untuk membantu meredakan keluhan seperti maag, diare, dan gangguan pencernaan lainnya.
7. Meningkatkan daya seksual
Cubebin dalam kemukus memiliki efek afrodisiak yang dapat membantu meningkatkan vitalitas seksual melalui mekanisme relaksasi pembuluh darah.
8. Melawan parasit
Senyawa cubebin yang terkandung dalam kemukus diketahui memiliki aktivitas antiparasit, termasuk terhadap Trypanosoma cruzi, parasit penyebab penyakit Chagas.
9. Digunakan dalam pengobatan tradisional
Di Indonesia, kemukus telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk meredakan batuk, sakit tenggorokan, serta membantu meningkatkan nafsu makan.
Cara Konsumsi Kemukus
Kemukus dapat dikonsumsi dengan berbagai cara, baik untuk keperluan kuliner maupun pengobatan tradisional. Rempah ini umumnya digunakan dengan cara diseduh menjadi teh, ditumbuk sebagai campuran jamu, dicampurkan ke dalam masakan, atau dimanfaatkan secara eksternal sebagai obat luar.
Biji kemukus biasanya ditumbuk terlebih dahulu lalu diseduh dengan air panas, atau dikombinasikan dengan bahan lain seperti madu maupun bumbu dapur untuk meningkatkan rasa dan khasiatnya. Meski demikian, penggunaan kemukus untuk tujuan pengobatan tradisional sebaiknya tetap dikonsultasikan terlebih dahulu dengan ahli herbal atau tenaga medis.
Salah satu cara konsumsi yang paling umum adalah dengan mengolah kemukus menjadi teh. Beberapa biji kemukus ditumbuk hingga halus, lalu sekitar satu sendok teh bubuknya diseduh dengan secangkir air panas dan didihkan selama 10–15 menit. Setelah disaring, teh kemukus dapat ditambahkan madu atau gula sesuai selera.
Minuman herbal ini kerap digunakan untuk membantu meredakan gangguan pencernaan serta masalah pernapasan seperti batuk dan pilek.
Meski banyak digunakan dalam pengobatan tradisional, pemanfaatan kemukus untuk tujuan medis perlu dilakukan dengan hati-hati. Konsultasi dengan tenaga kesehatan atau ahli herbal sangat dianjurkan sebelum menggunakannya secara rutin.
Sumber: socfindoconservation.co.id
(naf/kho)



