Nampak ekspresi wajah Menteri Pekerjaan Umum yang kurang puas akan kinerja pelaksana proyek pembangunan sekolah rakyat di Kabupaten Nganjuk.(Poto: istimewa).
NGANJUK, iFakta.co – Suasana di lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, mendadak tegang saat Menteri Pekerjaan Umum meninjau langsung progres proyek tersebut, Sabtu (11/4/2026).
Dalam kunjungan itu, Menteri Dody tidak mampu menahan emosinya. Ia meluapkan kemarahan di hadapan para pelaksana proyek yang terlihat tertunduk diam.
Iklan
“Itu alasan bodoh! Benar-benar alasan bodoh!” tegasnya dengan suara keras, memecah keheningan di area konstruksi.
Menteri Dody yang mengenakan topi hitam dan kemeja putih tampak menunjuk langsung ke arah pelaksana proyek. Ia menunjukkan ketidaksenangannya terhadap berbagai alasan yang disampaikan terkait keterlambatan pekerjaan.
Ia menegaskan bahwa sejak kontrak pekerjaan diterima, seluruh tanggung jawab sepenuhnya berada di tangan pelaksana.
“Pas ini kamu terima, itu sudah jadi tanggung jawabmu. Mengerti kamu?!” ujarnya dengan nada tinggi.
Menurutnya, tidak ada alasan yang dapat dibenarkan untuk menghindari tanggung jawab, termasuk menyalahkan kondisi bangunan lama sebagai kendala proyek.
“Kamu tidak boleh kasih alasan seperti itu. Pas kamu terima pekerjaan, kamu harus tahu risikonya. Itu tanggung jawabmu! Jangan menyalahkan kondisi gedung lama,” tegasnya lagi.
Para staf dan pendamping yang berada di lokasi hanya dapat menyimak jalannya teguran tersebut tanpa memberikan komentar.
Kemarahan Menteri Pekerjaan Umum ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur, khususnya proyek pendidikan.
Ia menekankan pentingnya profesionalisme dan komitmen dalam menjalankan proyek pemerintah, mengingat pembangunan tersebut berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, terutama masa depan anak-anak.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek terkait teguran keras yang disampaikan Menteri PU tersebut.
(may).
