JAKARTA, ifakta.co – Banyak peserta BPJS Kesehatan belum memanfaatkan layanan skrining kesehatan, padahal fitur ini sangat berguna untuk mendeteksi kondisi tubuh sejak dini. Kabar baiknya, kamu bisa melakukan skrining BPJS Kesehatan secara online tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.
Layanan ini berbasis kuesioner sederhana. Kamu hanya perlu mengisi data diri dan menjawab beberapa pertanyaan seputar kondisi kesehatan.
Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugrah, menjelaskan bahwa skrining membantu peserta mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal.
Iklan
Supaya kamu tidak bingung, berikut panduan lengkap yang bisa langsung kamu ikuti.
1. Siapkan Data Penting Terlebih Dahulu
Sebelum mulai, pastikan kamu sudah menyiapkan beberapa data berikut:
- NIK atau nomor kartu BPJS
- Tanggal lahir
- Tinggi dan berat badan
- Nomor HP aktif
- Kontak keluarga
- Riwayat kesehatan pribadi dan keluarga
Data ini wajib diisi saat proses skrining, jadi lebih baik disiapkan dari awal agar tidak bolak-balik.
2. Pilih Cara Skrining yang Paling Mudah
BPJS Kesehatan menyediakan tiga metode yang bisa kamu pilih sesuai kenyamanan.
a. Lewat Aplikasi Mobile JKN
Ini cara paling praktis karena bisa langsung dari HP.
Langkah-langkahnya:
- Download aplikasi Mobile JKN di Play Store atau App Store
- Login menggunakan NIK dan password
- Pilih menu “Lainnya”
- Klik “Skrining Riwayat Kesehatan”
- Pilih data diri atau anggota keluarga
- Isi data dan jawab 16 pertanyaan kesehatan
- Klik “Simpan” dan lihat hasilnya
Hasil skrining akan langsung muncul di aplikasi.
b. Lewat Website Resmi BPJS
Kalau tidak mau install aplikasi, kamu bisa pakai website.
Caranya:
- Buka webskrining.bpjs-kesehatan.go.id
- Masukkan NIK atau nomor BPJS
- Isi tanggal lahir dan captcha
- Klik “Cari Peserta” lalu “Setuju”
- Lengkapi data diri
- Jawab 16 pertanyaan dengan jujur
- Klik “Simpan”
Setelah selesai, hasil skrining bisa langsung kamu lihat bahkan diunduh dalam bentuk PDF.
c. Lewat WhatsApp PANDAWA
Buat yang ingin lebih simpel, bisa lewat WhatsApp.
Langkahnya:
- Simpan nomor 08118165165
- Kirim pesan WhatsApp
- Pilih layanan “Skrining Kesehatan”
- Ikuti link yang diberikan
- Isi data dan pertanyaan seperti biasa
Metode ini cocok buat kamu yang jarang buka aplikasi atau website.
3. Isi Kuesioner dengan Jujur
Saat menjawab pertanyaan, pastikan kamu mengisi dengan jujur.
- Riwayat penyakit
- Kondisi keluarga
- Gaya hidup (merokok, olahraga, dll)
Jawaban yang jujur akan membantu sistem memberikan hasil yang lebih akurat.
4. Lakukan Skrining Secara Rutin
BPJS menyarankan peserta melakukan skrining minimal 1 tahun sekali. Kamu bisa melakukannya kapan saja, bahkan saat tidak sedang sakit.
5. Lakukan Pemeriksaan Lanjutan Jika Diperlukan
Jika hasil skrining menunjukkan risiko sedang atau tinggi, kamu sebaiknya segera melakukan pemeriksaan lanjutan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas atau klinik.
Saat ini, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan lebih dari 23.460 fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.
Untuk mencari lokasi terdekat, kamu bisa:
- Cek di aplikasi Mobile JKN (menu “Faskes”)
- Atau buka faskes.bpjs-kesehatan.go.id
- Gunakan koneksi internet stabil
- Siapkan data sebelum mulai
- Luangkan waktu 5–10 menit
- Jangan asal isi jawaba
(ca/cin)



