SURAKARTA, ifakta.co – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, meresmikan pembangunan gedung baru Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Peresmian tersebut dilakukan melalui penandatanganan prasasti pada Sidang Terbuka Senat Akademik Dies Natalis ke-50 UNS yang berlangsung di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Rabu (11/3).

Penandatanganan prasasti dilakukan oleh Mendiktisaintek didampingi Rektor UNS, Ketua Dewan Profesor UNS, Wakil Ketua Majelis Wali Amanat (MWA), serta Ketua Senat Akademik UNS.

Iklan

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, turut menandatangani prasasti peresmian Pusat Studi Tropical Herbal Medicine UNS.

Rektor UNS Prof. Dr. Hartono, menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru Sekolah Vokasi merupakan bagian dari komitmen UNS dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi.

Langkah tersebut sekaligus menjadi strategi untuk menghadirkan sistem pendidikan yang mampu menyesuaikan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan dunia industri.

“Gedung baru SV UNS yang berada di Kampus Tirtomoyo, Jalan Kolonel Sutarto No. 150 K, Jebres, Surakarta ini dirancang memiliki tujuh lantai dan satu semi-basement dengan total luas bangunan sekitar 9.986 meter persegi. Bangunan ini dirancang dengan mengusung konsep green building yang menekankan efisiensi energi, pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan, serta penciptaan lingkungan belajar yang nyaman dan ramah lingkungan,” terang Prof. Hartono, dikutip dari laman UNS, Sabtu (14/3).

Gedung baru tersebut diharapkan dapat memperkuat sarana dan prasarana pendidikan vokasi di UNS. Berbagai fasilitas di dalamnya dirancang untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik, seperti laboratorium, ruang praktik, serta sarana pembelajaran modern yang terintegrasi dengan kebutuhan industri.

Selain itu, fasilitas ini juga diproyeksikan menjadi pusat pengembangan pendidikan vokasi yang unggul di lingkungan UNS.

Infrastruktur yang tersedia akan mendukung penerapan konsep teaching factory, yaitu model pembelajaran yang mengintegrasikan proses pendidikan dengan praktik kerja nyata yang relevan dengan dunia industri.

Melalui pembangunan gedung baru ini, UNS berharap transformasi Sekolah Vokasi menuju pendidikan vokasi berstandar internasional dapat semakin dipercepat.

Dengan dukungan fasilitas modern dan sistem pembelajaran yang terhubung dengan dunia industri, UNS berkomitmen mencetak lulusan vokasi yang kompeten, inovatif, dan siap bersaing di tingkat global.

(naf/kho)