INDIA, Ifakta.co — Perusahaan teknologi finansial CRED mengumumkan telah memperoleh persetujuan resmi dari bank sentral Reserve Bank of India untuk beroperasi sebagai agregator pembayaran. Izin tersebut menjadi langkah penting bagi perusahaan dalam memperluas layanan pembayaran digital di India.

Perusahaan yang didukung oleh investor global seperti Tiger Global Management dan Peak XV Partners itu menyampaikan pengumuman tersebut pada Rabu (11/3). Dengan lisensi baru ini, CRED dapat memfasilitasi transaksi antara pedagang dan konsumen secara langsung melalui sistem pembayaran digital yang lebih terintegrasi.

Iklan

Dalam pernyataan resminya, pihak CRED menyebut persetujuan dari bank sentral merupakan tonggak penting bagi perusahaan dalam memperkuat ekosistem pembayaran digital di India.

“Persetujuan ini memungkinkan kami membangun infrastruktur pembayaran yang lebih aman, efisien, dan terpercaya bagi para pengguna serta mitra merchant kami,” ujar perwakilan perusahaan dalam keterangan tertulis.

Lisensi agregator pembayaran dari Reserve Bank of India mengharuskan perusahaan fintech memenuhi berbagai standar ketat terkait keamanan data, transparansi transaksi, serta perlindungan konsumen. Dengan status tersebut, CRED kini dapat memproses dan mengelola transaksi pembayaran antara pelanggan dan pelaku usaha melalui satu platform terpadu.

Didirikan oleh pengusaha teknologi Kunal Shah, CRED dikenal sebagai platform yang memberikan layanan keuangan digital bagi pengguna kartu kredit, termasuk pembayaran tagihan dan berbagai program loyalitas bagi pelanggan dengan skor kredit tinggi.

Persetujuan regulator ini juga dinilai akan memperkuat posisi CRED di tengah persaingan ketat industri fintech India yang terus berkembang pesat, seiring meningkatnya adopsi pembayaran digital di negara tersebut.

Para analis menilai langkah ini dapat membuka peluang baru bagi CRED untuk memperluas kemitraan dengan berbagai platform e-commerce dan pelaku usaha, sekaligus meningkatkan volume transaksi digital di ekosistemnya.

(FA/FZA)