JAKARTA, Ifakta.co — Semesta Laut Bercerita kian utuh. Setelah sebelumnya memperkenalkan para pemeran utama di ajang JAFF Market, rumah produksi Pal8 Pictures kini mengumumkan deretan pemain lain yang akan menghidupkan kisah perjuangan Biru Laut dan kawan-kawannya di layar lebar.

Disutradarai oleh Yosep Anggi Noen dan diadaptasi dari novel bestseller karya Leila S. Chudori, film ini menghadirkan Reza Rahadian sebagai Biru Laut, sosok mahasiswa sastra Inggris yang terseret arus perlawanan pada 1990-an. Di sekelilingnya, hadir nama-nama kuat seperti Yunita Siregar (Asmara Jati), Christine Hakim (Ibu), Arswendi Bening Swara (Ayah), Dian Sastrowardoyo (Kasih Kinanti), dan Eva Celia (Ratih Anjani).

Kini, Pal8 Pictures memperkenalkan para pemeran kelompok diskusi mahasiswa Winatra ruang intelektual yang menjadi titik tolak perlawanan. Kevin Julio berperan sebagai Daniel Tumbuan, bersama Ben Nugroho (Alex Perazon), Dewa Dayana (Sunu Dyantoro), Yoga Pratama (Arifin Bramantyo), Nagra Kautsar (Naratama), Natalius Chendana (Julius), serta Afrian Arisandy (Gala Pranaya). Mereka adalah wajah-wajah yang membentuk dinamika persahabatan, idealisme, dan keberanian di tengah situasi politik yang mencekam.

Iklan

Dalam kisahnya, Biru Laut tak pernah berjalan sendiri. Pertemuannya dengan Kasih Kinanti pada 1991 membawanya masuk ke dalam lingkar Winatra. Di sana, membaca dan menulis menjadi awal perlawanan—namun bergerak adalah konsekuensi. Dari situlah cerita mengalir, menyentuh tema kehilangan, keluarga, dan harapan yang tak pernah benar-benar padam.

Bagi Reza Rahadian, memerankan Biru Laut adalah perjalanan emosional yang menantang. Ia berharap film ini mampu membuka ruang refleksi tentang persoalan sosial yang masih relevan hingga kini

Sementara Kevin Julio mengaku terharu saat terpilih menjadi Daniel Tumbuan sebuah peran yang mempertemukannya dengan sutradara yang lama ia kagumi. Di sisi lain, Eva Celia menyebut keterlibatannya sebagai Ratih Anjani seperti mimpi yang menjadi nyata, karena sejak membaca novelnya ia telah jatuh hati pada karakter tersebut.

Syuting berlangsung selama 37 hari di Semarang, Salatiga, Jakarta, dan Sukabumi. Yosep Anggi Noen menyebut proses produksi penuh tantangan bukan hanya untuk memuaskan pembaca novel, tetapi juga menghadirkan cerita yang dapat dinikmati penonton luas.

Film ini diproduseri oleh Gita Fara, Budi Setyarso, dan Leila S. Chudori, serta berkolaborasi dengan VMS Studio, Jagartha, Lynx Films, dan Brandlink. Laut Bercerita juga terpilih dalam program Work-in-Progress di Hong Kong – Asia.

(FA/FZA)