PURWOKERTO,ifakta.co – Kapulaga (Elettaria cardamomum) merupakan tanaman rempah yang berasal dari hutan tropis di India bagian selatan dan Sri Lanka. Rempah ini termasuk dalam keluarga jahe-jahean dan telah dimanfaatkan selama ribuan tahun sebagai bahan pengobatan tradisional Ayurveda serta bumbu masakan.

Melalui jalur perdagangan rempah kuno, kapulaga kemudian menyebar ke berbagai wilayah, seperti Timur Tengah, Afrika, hingga Eropa. Saat ini, kapulaga dibudidayakan secara luas, terutama di India, Guatemala, dan Sri Lanka, yang menjadi produsen utamanya di dunia.

Komposisi Alami dan Nutrisi Kapulaga

Iklan

Kapulaga memiliki kandungan kalori dan karbohidrat yang relatif rendah, tetapi kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Rempah ini mengandung berbagai nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Dalam 100 gram kapulaga, terkandung sekitar 311 kkal, 10,8 g protein, 6,7 g lemak, 68,5 g karbohidrat, dan 28 g serat. Kapulaga juga kaya mineral, seperti kalsium (383 mg), zat besi (14 mg), magnesium (229 mg), fosfor (178 mg), sodium (18 mg), zinc (7,47 mg), tembaga (0,383 mg), serta mangan (28 mg).

Selain mineral, kapulaga mengandung berbagai vitamin, antara lain vitamin C (21 mg), tiamin/B1 (0,198 mg), riboflavin/B2 (0,182 mg), niasin/B3 (1,1 mg), dan vitamin B6 (0,23 mg).

Khasiat Kapulaga bagi Kesehatan

1. Mengurangi peradangan dan melindungi sel tubuh

    Kapulaga mengandung senyawa bioaktif seperti fenol, flavonoid, dan alkaloid yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan. Kandungan ini membantu menekan peradangan, melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, serta menurunkan risiko penyakit kronis.

    2. Meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan infeksi

    Sifat antibakteri dan antioksidan pada kapulaga membantu memperkuat sistem imun. Rempah ini diketahui mampu melawan bakteri seperti E. coli, Salmonella, dan Staphylococcus aureus, sekaligus menjaga kesehatan mulut dan gusi.

    3. Menjaga kesehatan jantung dan tekanan darah

    Kapulaga berperan dalam menurunkan trigliserida dan membantu mengontrol tekanan darah melalui efek diuretik dan antioksidannya. Manfaat ini mendukung kesehatan jantung serta mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

    4. Mengontrol gula darah dan mendukung metabolisme

    Konsumsi kapulaga dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mengurangi resistensi insulin. Hal ini menjadikan kapulaga bermanfaat bagi kesehatan metabolik dan pencegahan diabetes.

    5. Menyehatkan pencernaan dan saluran pernapasan

    Kapulaga membantu meredakan kembung, sembelit, dan gangguan lambung, serta mendukung kerja sistem pencernaan. Aromanya juga dapat membantu melegakan saluran pernapasan dan meredakan batuk ringan.

    6. Berpotensi melindungi organ dan mendukung pemulihan tubuh

    Senyawa aktif seperti cardamonin dalam kapulaga berpotensi melindungi hati, memperlambat pertumbuhan sel abnormal, serta membantu mengurangi mual dan ketidaknyamanan akibat terapi medis, meski masih memerlukan penelitian lanjutan.

    Cara Konsumsi yang Dianjurkan

    Kapulaga dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk untuk memperoleh manfaat kesehatannya. Sebagai bumbu masakan, kapulaga bisa ditambahkan ke dalam kari, sup, nasi berbumbu, atau olahan daging untuk memberi aroma hangat sekaligus manfaat kesehatan.

    Kapulaga juga dapat diolah menjadi teh herbal dengan cara merebus 1–2 butir kapulaga yang sudah digeprek dalam segelas air panas, lalu diminum selagi hangat.

    Meski tergolong aman, kapulaga tidak dianjurkan dikonsumsi berlebihan. Konsumsi berlebih dapat memicu gangguan pencernaan seperti mual, sakit perut, atau diare. Pada beberapa orang yang sensitif, kapulaga juga berisiko menimbulkan reaksi alergi ringan.

    Sumber: Uwsp.edu, ciputrahospital.com

    (naf/kho)