PURWOKERTO, ifakta.co – Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium) berasal dari wilayah Himalaya subtropis dan tersebar luas di Asia Selatan, India, Tiongkok, hingga Indonesia. Di Indonesia, andaliman dikenal sebagai rempah khas Suku Batak di Sumatera Utara dan kerap dijuluki “merica Batak” karena memberikan sensasi getir dan kelu di lidah.

Rempah ini memiliki aroma khas yang menyerupai jeruk dengan sentuhan wangi mawar, sehingga menjadi bumbu utama dalam berbagai masakan tradisional Batak, seperti arsik dan saksang.

Selain sebagai penyedap rasa, andaliman juga dipercaya memiliki khasiat obat dan telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.

Iklan

Komposisi Alami dan Nutrisi Andaliman

Andaliman merupakan rempah yang kaya akan nutrisi dan senyawa aktif. Dalam setiap 100 gram andaliman terdapat sekitar 5 gram protein dan 9 gram serat, serta mineral penting seperti kalsium sebanyak 383 miligram, fosfor 107 miligram, dan zat besi 3 miligram.

Rempah ini juga mengandung vitamin, antara lain vitamin C sebesar 15 miligram dan tiamin (vitamin B1) sebanyak 3 miligram, serta karoten hingga 6.300 mikrogram. Tidak hanya itu, andaliman diperkaya dengan berbagai senyawa bioaktif, seperti flavonoid, terpen, pyrroloquinoline, quaternary isoquinoline, dan alkaloid porfirin yang berkontribusi terhadap berbagai manfaat kesehatan, terutama sebagai antioksidan dan pelindung tubuh dari gangguan penyakit.

Khasiat Andaliman bagi Kesehatan

1. Mencegah penyakit kanker

      Andaliman memiliki potensi antikanker berkat kandungan karoten dan senyawa antioksidan di dalamnya. Zat ini berperan dalam menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh dan memicu munculnya penyakit kronis, termasuk kanker.

      2. Meredakan radang sendi

      Ekstrak andaliman diketahui mengandung senyawa antiradang dari golongan monoterpenoid, seperti limonene, citronellal, geraniol, dan geranyl acetate. Senyawa tersebut berpotensi membantu mengurangi peradangan dan nyeri pada sendi, meskipun efektivitasnya masih perlu dikaji lebih lanjut melalui penelitian.

      3. Meningkatkan daya tahan tubuh

      Kandungan vitamin C pada andaliman berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan membantu pembentukan sel darah putih. Selain itu, sifat antibakterinya turut membantu tubuh melawan berbagai infeksi penyebab penyakit.

      4. Mengatasi sakit gigi

      Andaliman dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk meredakan sakit gigi. Sifat antibakterinya mampu menghambat pertumbuhan bakteri di rongga mulut. Cara penggunaannya cukup dengan menghaluskan buah andaliman, lalu mengoleskannya pada gigi atau gusi yang terasa nyeri.

      5. Mendukung kesehatan tulang

      Buah andaliman mengandung kalsium dan fosfor yang penting untuk menjaga kekuatan serta kepadatan tulang. Asupan kedua mineral ini membantu proses pembentukan dan pemeliharaan struktur tulang agar tetap sehat.

      6. Menyembuhkan luka

      Penggunaan ekstrak atau minyak andaliman pada kulit yang terluka dipercaya dapat mempercepat proses penyembuhan. Hal ini disebabkan oleh kandungan senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, steroid, dan tanin yang membantu regenerasi sel dan jaringan kulit.

      7. Mencegah anemia

      Andaliman mengandung zat besi yang dibutuhkan tubuh dalam pembentukan hemoglobin. Hemoglobin berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, sehingga konsumsi andaliman dapat membantu mencegah terjadinya anemia.

      Cara Konsumsi Andaliman

      Andaliman dapat dikonsumsi dengan menambahkannya dalam masakan, yang dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut:

      • Disangrai terlebih dahulu

        Andaliman kering sebaiknya disangrai tanpa minyak selama sekitar 1–2 menit hingga aroma khasnya keluar dan lebih kuat.

        • Ditumbuk kasar atau dihaluskan

          Setelah disangrai, andaliman dapat ditumbuk kasar atau dihaluskan bersama bumbu lain, seperti bawang dan cabai, sesuai dengan tekstur rasa yang diinginkan.

          • Ditambahkan di tahap akhir memasak

            Untuk mempertahankan cita rasa dan aroma alaminya, andaliman sebaiknya dimasukkan pada akhir proses memasak atau ditaburkan langsung saat hidangan disajikan.

            • Penyimpanan yang tepat

              Andaliman perlu disimpan dalam wadah tertutup rapat dan diletakkan di tempat yang sejuk serta kering agar kualitas dan aromanya tetap terjaga.

              Sumber: Alodokter.com

              (naf/kho)