TANGERANG, ifakta.co – Kecamatan Sukamulya menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Sukamulya, Selasa (20/1/2026). Forum strategis ini menjadi wadah penyusunan arah pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan.
Musrenbang tahun ini mengusung tema “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan” sebagai upaya memperkuat fondasi ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan penting dalam menjaring aspirasi warga serta menyelaraskan usulan pembangunan desa untuk diusulkan ke jenjang perencanaan berikutnya.
Musrenbang Kecamatan menjadi forum krusial dalam menyepakati program prioritas pembangunan. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan perencanaan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat dan selaras dengan visi pembangunan daerah.
Iklan
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, unsur organisasi kepemudaan dan keagamaan, seluruh kepala desa se-Kecamatan Sukamulya, serta perwakilan masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Sukamulya Kholid Mawardi memaparkan sejumlah program prioritas pembangunan kecamatan. Program tersebut meliputi penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien, pengembangan perekonomian yang produktif dan berdaya saing, peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan, percepatan pembangunan infrastruktur yang terpadu dan merata, serta penguatan ketahanan dan kelestarian lingkungan hidup.
“Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan ruang strategis untuk membangun komitmen bersama. Pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang direncanakan dengan mendengar aspirasi masyarakat, dilaksanakan secara kolaboratif, dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujar Kholid.
Sebanyak 50 program prioritas skala Kecamatan Sukamulya diusulkan untuk tahun anggaran 2027. Usulan tersebut disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat, dengan total pagu anggaran sebesar Rp26.849.000.000 (dua puluh enam miliar delapan ratus empat puluh sembilan juta rupiah).
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Dina Maria Ulfa menegaskan bahwa Musrenbang menjadi dasar penting dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah di tingkat legislatif.
“Aspirasi yang disampaikan dalam Musrenbang ini akan menjadi perhatian kami di DPRD. Kami berkomitmen mengawal usulan prioritas agar dapat terakomodasi dalam kebijakan daerah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Perwakilan masyarakat Kecamatan Sukamulya turut mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang yang dinilai terbuka dan inklusif. Ia berharap hasil musyawarah ini dapat direalisasikan secara bertahap dan tepat sasaran.
“Kami merasa diberi ruang untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan warga. Semoga program yang disepakati dapat membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Melalui Musrenbang Kecamatan Sukamulya ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan.
(Sb-Alex)



