TANGERANG, ifakta.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekonomi kerakyatan melalui penguatan koperasi. Hal ini tercermin dalam pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pengurus dan pengawas Koperasi Merah Putih yang digelar di Bumi Kemah Kitri Bakti, Curug, pada Kamis (31/7/2025).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang menekankan pentingnya koperasi sebagai motor penggerak ekonomi lokal, terutama di tingkat desa dan kelurahan.

“Bimtek ini menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-78. Melalui forum ini, kita ingin memastikan koperasi di Kabupaten Tangerang tumbuh dengan tata kelola yang baik, profesional, dan transparan,” ujar Bupati dalam sambutannya.


Ia juga menggarisbawahi berbagai tantangan yang masih dihadapi koperasi, mulai dari penguatan kelembagaan hingga peningkatan akses pembiayaan. Menurutnya, koperasi harus didorong untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam hal digitalisasi dan pelaporan keuangan.

Iklan

“Koperasi Merah Putih harus bisa menjawab tantangan modernisasi. Pengawas koperasi tidak boleh hanya bersifat formalitas, mereka harus aktif dalam memastikan akuntabilitas lembaga,” tegasnya.


Bupati Maesyal Rasyid juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan berbagai pihak dalam menyukseskan kegiatan ini, mulai dari kementerian, BUMN, hingga unsur Forkopimda. Menurutnya, keberadaan mereka menjadi bukti bahwa pengembangan koperasi merupakan tanggung jawab bersama lintas sektor.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir perwakilan dari Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Desa dan PDT, Inspektorat Daerah, Perum Bulog Kabupaten Tangerang, serta PT Pertamina Patra Niaga yang mendukung penguatan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP dan KKMP) di wilayah tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menjelaskan bahwa bimtek ini menjadi wadah bagi koperasi baru yang dibentuk melalui program KDMP dan KKMP untuk memahami prinsip-prinsip dasar pengelolaan koperasi.

“Banyak dari koperasi ini masih tergolong baru, begitu juga para pengurusnya. Maka pelatihan ini sangat penting agar mereka mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan berdampak positif bagi anggota koperasi,” terang Anna.


Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal yang berharga bagi para peserta dalam meningkatkan kapasitas organisasi mereka, sehingga koperasi benar-benar menjadi sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan.

(Sb-Alex)