Gerakan Mahasiswa Pembela Rakyat Gelar Demo Tuntut Direktur PTPN Dicopot dan Penjarakan

- Jurnalis

Senin, 11 Desember 2023 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Mahasiswa Pembela Rakyat alias Gempar tengah melakukan aksi demo di kantor PTPN (Poto: dok.Gempar/ifakta.co)

Gerakan Mahasiswa Pembela Rakyat alias Gempar tengah melakukan aksi demo di kantor PTPN (Poto: dok.Gempar/ifakta.co)

JAKARTA, ifakta.co – Sejumlah mahasiswa yang tergabung di Gerakan Mahasiswa Pembela Rakyat (Gempar) menggelar aksi demo mendesak kepada Menteri BUMN Erik Tohir untuk segera mencopot direktur PT Perkebunan Nusantara karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dana pensiun perusahaan tersebut.

Aksi demo itu digelar di Gedung Agro Plaza, Kejaksaan Agung RI dan Kantor PT.Perkebunan Nusantara Jalan Rasuna Said, Kuningan, Setia Budi, Jakarta Selatan, Jumat (8/12).

“Kami meminta kepada menteri BUMN untuk mencopot direktur PTPN karena diduga telah melakukan korupsi dana pensiun,” ujar Ketua Koordinator Gempar, Umam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu Gempar juga  meminta kejaksaan agung RI untuk memeriksa direktur dan seluruh jajaran direksi PTPN terkait  kasus ini.

Baca juga :  KAMMI, IMM dan PB SEMMI Nilai Pernyataan Kapolri Tunjukkan Semangat Kebangsaan

“Tangkap dan penjarakan seluruh oknum yang terlibat di PTPN apabila dugaan tersebut benar,” tegasnya.

Laporan Audit BPKP oleh Kementerian BUMN

Sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyerahkan laporan audit BPKP tentang kepada Kejaksaan Agung setelah ditemukan kerugian negara di empat dana pensiun (dapen) BUMN.

Hasil audit itu telah ditunggu lama karena menentukan arah pengelolaan dana pensiun perusahaan negara ke depan.

Menteri BUMN Erick Thohir menyebutkan untuk tahap awal pihaknya melakukan empat audit dalam dana pensiun milik negara.

“Kami coba [audit] 4 dapen [BUMN], PTPN (Dapen Perkebunan], Inhutani, Angkasapura 1, IDFood. Jelas dari hasil audit dengan tujuan tertentu ada kerugian negara sekitar Rp300 miliar. Angka ini bisa lebih besar lagi,” kata Erick di Kejaksaan Agung dikutip bisnis.com, Selasa (3/10/2023).

Sebagaimana diketahui, Dapenbun merupakan Dana Pensiun Pemberi Kerja yang mengelola Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) karyawan PT Perkebunan Nusantara dan afiliasi sebagai pendiri adalah PT Perkebunan Nusantara III (Persero).

Baca juga :  KAMMI, IMM dan PB SEMMI Nilai Pernyataan Kapolri Tunjukkan Semangat Kebangsaan

Kemudian  20 Pemberi Kerja yang lain sebagai mitra pendiri yang terdiri dari PT Perkebunan Nusantara I s.d XIV, Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP), PT Sarana Agro Nusantara (SAN), PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN).

Lalu PT Nusantara Medika Utama (PT NMU), PT Nusantara Sebelas Medika (PT NSM), dan PT Rolas Nusantara Medika (PT RNM).

Sedangkan IDFood merupakan brand name holding pangan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero). Holding ini terdiri dari eks BUMN, yaitu PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Sang Hyang Seri, PT Perikanan Indonesia.

Baca juga :  KAMMI, IMM dan PB SEMMI Nilai Pernyataan Kapolri Tunjukkan Semangat Kebangsaan

Kemudian  PT Berdikari, dan PT Garam, serta 11 Anak Perusahaan existing yang terdiri dari, PT PG Rajawali I, PT PG Rajawali II, PT PG Candi Baru, PT Perkebunan Mitra Ogan, PT Laras Astra Kartika, PT Mitra Kerinci, PT Rajawali Nusindo, PT GIEB Indonesia, PT Mitra Rajawali Banjaran, PT Rajawali Citramass, dan PT Rajawali Tanjungsari Enjiniring.

Erick menyebut secara keseluruhan terdapat 48 Dapen yg dikelola oleh BUMN. Dari jumlah itu, 70 persen dalam kondisi sakit atau sekitar 34 perusahaan.

Berita Terkait

Caleg H. Rustam Effendi Dikabarkan Dipolisikan Lantaran Diduga Korupsi Uang Yayasan
Terminal Kalideres Gelar Tes Narkoba Awak Bus Demi Keselamatan Narkoba
Kostrad Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah dan Santunan Yatim Piatu
Kaskostrad Pimpin Langsung Pelepasan Peserta Umrah Penghargaan Kostrad di Jakpus
Dokkes Polres Jakbar Cek Kesehatan Personel Pasca Betugas Jaga TPS
Polres Jakbar Siapkan 900 Personil Amankan TPS Pemilu 2024
Panglima TNI Lakukan Cek Kesiapan Pasukan Unjuk Rasa dan Babinsa Pengamanan Pemilu 2024
Masyarakat Keluhkan Harga Beras Mencapai 15.000 Rupiah Perliter

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:41 WIB

Penuhi Nazar, Pendukung Prabowo-Gibran di Bali Cukur Rambut

Kamis, 15 Februari 2024 - 18:07 WIB

Karen Sukses Raih Juara 1 LX Got Talent 2024

Sabtu, 10 Februari 2024 - 21:56 WIB

Sambut Kemenangan Satu Putaran Prabowo-Gibran, Arus Bawah Indonesia Banyumas Gelar Ziarah dan Doa Bersama

Sabtu, 10 Februari 2024 - 16:03 WIB

Gelar Patroli Skala Besar, Polres Nganjuk Antisipasi Gangguan Saat Libur Panjang secara Intensif

Jumat, 9 Februari 2024 - 12:18 WIB

Peringati Hari Pers Nasional 2024, PWI Nganjuk Gelar Khotmil Qur’an dan Tasyakuran

Selasa, 6 Februari 2024 - 16:12 WIB

Apel Gelar Pasukan Polres Nganjuk dan Kodim 0810/Nganjuk Dalam Rangka Bulan Bakti TNI -Polri Tahun 2024

Selasa, 6 Februari 2024 - 07:22 WIB

Plt.Gubernur Lemhannas RI Resmi Kukuhkan Pengurus Senat PPRA 66

Selasa, 6 Februari 2024 - 06:53 WIB

Kapolres dan Dandim 0810 Nganjuk Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung

Berita Terbaru

Jero Gede Sida sapaan akrabnya Jero Galon usai penuhi nazar cukur rambut  dalam mendukung dan selebrasi kemenangan Prabowo-Gibran. (Foto: Ifakta.co)

Berita Daerah

Penuhi Nazar, Pendukung Prabowo-Gibran di Bali Cukur Rambut

Sabtu, 24 Feb 2024 - 19:41 WIB

JMSI dan SiberMu Jalin Kerjasama Tingkatkan Partisipasi Masyarakat dalam PJJ. (Foto: Istimewa)

Nasional

JMSI Bantu Pendidikan Jarak Jauh SiberMu

Jumat, 23 Feb 2024 - 15:13 WIB

Eksplorasi konten lain dari ifakta

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca