Beberapa Akademisi Kumpul Guna Matangkan Pusat Studi Kebijakan Publik dan Politik Sumsel

- Jurnalis

Rabu, 27 September 2023 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa akademisi kumpul dan rapat untuk membahas berdirinya Pusat Studi Kebijakan Publik dan Politik Sumsel. (Foto: Istimewa)

Beberapa akademisi kumpul dan rapat untuk membahas berdirinya Pusat Studi Kebijakan Publik dan Politik Sumsel. (Foto: Istimewa)

PALEMBANG, IFAKTA.CO – Dinamika politik di Sumatera Selatan (Sumsel) tentunya akan mempengaruhi bagaimana Sumatera Selatan dibangun seterusnya, selain dengan membangun budaya politik yang demokratis, diharapkan juga memiliki ruang yang sehat untuk melakukan dialektika pemikiran.

Pada hari Selasa, 26 September 2023 kemarin, yang bertempat di  Universitas Terbuka Palembang, Km.10, beberapa akademisi berkumpul untuk mematangkan berdirinya Pusat Studi Kebijakan Publik dan Politik Sumatera Selatan (PS-KPPSS). 

Adapun rapat dibuka oleh Dr. Meita Istianda, dan dilanjutkan dengan diskusi arah PS-KPPSS ke depan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meita yang merupakan Doktor lulusan Ilmu Politik Universitas Indonesia mengatakan bahwa banyak hal di Sumatera Selatan, terutama kebijakan-kebijakan publik yang memerlukan penyeimbang dari civil society agar terkontrol dengan baik, proses mau pun implementasinya.

“Sehingga tujuan dari kebijakan publik tersebut, memang berorientasi pada publik dan kesejahteraan masyarakat sebagaimana amanah Konstitusi kita yang tertuang dalam Mukadimah UUD 1945,” ujar Meita.

Kemudian, Dosen STISIPOL, kandidat Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia, Ade Indra Chaniago, M.Si dalam rapat tersebut menyampaikan harapannya terhadap PS-KPPSS agar dapat segera menjalankan agenda-agendanya. 

“Tentu kehadiran lembaga ini kita harapkan akan membawa manfaat, apalagi saat ini kita sedang menyongsong tahun politik,” ujar Ade. 

Senada dengan Ade, Dosen FISIP Unsri, yang juga Doktor lulusan Ilmu Politik Universitas Indonesia Dr. Zulfikri menuturkan bahwa semakin banyak masyarakat yang melek politik tentu akan semakin baik, karena tujuan-tujuan politik ujungnya harus untuk kebaikan masyarakat. 

“Sinergitas lembaga dengan pihak pemerintah, seperti Kesbangpol, DPR, Jurnalis, maupun civil society, juga bagian yang tidak terpisahkan dari lembaga ini nantinya,” demikian dikemukakan oleh Dr. Zulfikri.

Sementara itu, mahasiswa program Doktor Administrasi Publik di FISIP UNSRI Siti Anisah, M.Si berpendapat bahwa sebagai pusat study, ketidakberpihakan perlu dijaga. “Jadi prinsipnya Lembaga ini harus netral dan tentunya bebas nilai,” tuturnya.

Sedangkan M. Haekal, M.Si, yang merupakan dosen FISIP UNSRI mengungkapkan dalam rapat tersebut, diskusi-diskusi di PS-KPPSS maupun hasil kajian harus mengacu pada basis data yang valid.

“Untuk itu sangat perlu dibangun networking yang dapat mensupport PS-KPPSS.PS-KPPSS tentunya diharapkan dapat mewarnai dinamika politik Sumsel, di tengah banyaknya arus lembaga-lembaga lain, tetapi masih terbuka ruang yang luas, justru bagi mereka yang berlatar belakang Ilmu Politik, peneliti dan pemerhati politik,” tukasnya.

Bahkan rapat tersebut turut dihadiri Dr. Zulfikri, Dosen FISIP Unsri, lulusan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Dr. Meita Istianda, Dosen FHISIP Universitas Terbuka, lulusan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Ade Indra Chaniago, M.Si, Dosen STISIPOL, kandidat Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia, M. Haekal, M.Si, Dosen FISIP UNSRI dan Siti Anisyah, M.Si, Dosen Ilmu Politik UIN Raden Fatah.

Berita Terkait

Lestarikan Budaya Lokal, PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper Adakan Pelatihan Jumputan
PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper Salurkan 43 Hewan Kurban ke 26 Desa di Muara Enim
Sambut HUT Ke-78 Bhayangkara, Polres Nganjuk Gelar Program Bedah Rumah
Terlalu, Oknum Kades di Badean Diduga Nekat Pungli Program PTSL
Perusahaan Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus Bali Gelar Bazar Kemanusiaan Guna Peringati HANI 2024
Boyong Natapraja dan Sedekah Bumi 2024, Pj.Bupati Nganjuk: Jangan Lupakan Sejarah!!!..
Kapolres Nganjuk Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian dan Buka Latja Siswa Diktuk BA Gelombang I T.A. 2024
Pj.Bupati Nganjuk Bersama Forkopimda Berangkatkan 713 Calon Jemaah Haji Asal Nganjuk

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:32 WIB

PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper Salurkan 43 Hewan Kurban ke 26 Desa di Muara Enim

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:52 WIB

Sambut HUT Ke-78 Bhayangkara, Polres Nganjuk Gelar Program Bedah Rumah

Senin, 10 Juni 2024 - 18:47 WIB

Terlalu, Oknum Kades di Badean Diduga Nekat Pungli Program PTSL

Sabtu, 8 Juni 2024 - 10:20 WIB

Perusahaan Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus Bali Gelar Bazar Kemanusiaan Guna Peringati HANI 2024

Jumat, 7 Juni 2024 - 00:30 WIB

Boyong Natapraja dan Sedekah Bumi 2024, Pj.Bupati Nganjuk: Jangan Lupakan Sejarah!!!..

Kamis, 6 Juni 2024 - 06:23 WIB

Kapolres Nganjuk Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian dan Buka Latja Siswa Diktuk BA Gelombang I T.A. 2024

Selasa, 4 Juni 2024 - 14:32 WIB

Pj.Bupati Nganjuk Bersama Forkopimda Berangkatkan 713 Calon Jemaah Haji Asal Nganjuk

Selasa, 4 Juni 2024 - 08:44 WIB

Polres Nganjuk Raih Penghargaan IKPA Terbaik di Lingkup Polri tahun 2024 dari Kemenkeu RI

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca