JAKARTA, ifakta.co – Video penolakan pengiriman Makan Bergizi Gratis (MBG) ke salah satu PAUD di Pontianak, Kalimantan Barat, viral di media sosial. Penolakan itu disebut terjadi karena mobil pengangkut makanan datang terlambat saat para murid telah pulang sekolah.

Dalam video yang beredar, terlihat kendaraan pengangkut ompreng bertuliskan SPPG TNI AU tiba di lokasi sekolah. Namun distribusi tidak dapat dilakukan lantaran kegiatan belajar telah selesai dan siswa sudah meninggalkan sekolah.

Peristiwa tersebut langsung menjadi sorotan publik, terutama terkait ketepatan waktu distribusi program MBG yang menyasar anak-anak usia dini.

Iklan

TNI AU Buka Suara

Menanggapi viralnya video tersebut, TNI Angkatan Udara memberikan klarifikasi. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Nyoman Suadnyana membenarkan kejadian itu terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat.

“Itu kejadian di Pontianak,” ujar Nyoman saat dikonfirmasi, Kamis (19/2/2026).

Meski membenarkan adanya keterlambatan, Nyoman tidak merinci waktu dan lokasi pasti kejadian. Ia juga tidak menjelaskan secara detail penyebab keterlambatan distribusi.

Menurutnya, persoalan tersebut telah ditangani oleh Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat bersama Koordinator Wilayah Kunu Raya.

“Sudah ditanggapi oleh Ketua SPPG-nya dan Korwil Kunu Raya dan sudah selesai,” tegasnya.

Program MBG sendiri merupakan bagian dari upaya pemenuhan gizi anak-anak yang dijalankan melalui berbagai satuan pelayanan, termasuk dukungan dari unsur TNI.

Hingga kini, belum ada keterangan tambahan terkait evaluasi teknis distribusi agar kejadian serupa tidak terulang.

(AMN)