TANGERANG, ifakta.co – Polsek Kresek Polresta Tangerang terus meningkatkan kewaspadaan serta memberikan himbauan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Kresek dan Kecamatan Gunung Kaler menyusul intensitas curah hujan yang masih tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan debit air di sejumlah titik mengalami peningkatan dan berpotensi menimbulkan banjir.
Kapolsek Kresek AKP Sitta Mardongan Sagala, S.H., mengimbau warga, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir seperti Desa Pasir Ampo dan Desa Kandawati, agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan jiwa. Masyarakat diminta untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta segera mengungsi apabila kondisi air terus meningkat dan membahayakan keselamatan.
Jumat, 23 Januari 2026.

Dalam upaya penanganan dan antisipasi dampak banjir, Kapolsek Kresek bersama Camat Gunung Kaler Udin serta Pemerintah Desa Kandawati menyiapkan tempat pengungsian darurat guna mengantisipasi warga yang terdampak banjir. Selain itu, jajaran Polri bersama unsur pemerintah kecamatan dan desa secara langsung memberikan arahan dan himbauan kepada warga agar tetap menjaga keselamatan diri dan keluarga.
Iklan
Kapolsek Kresek bersama jajaran personel Polri juga bersinergi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Sinergi tersebut dilakukan melalui kegiatan gotong royong, termasuk mengevakuasi warga terdampak banjir, terutama anak-anak, balita, serta lansia, menuju posko darurat yang telah disiapkan.
Diketahui, salah satu warga lanjut usia berusia 72 tahun sempat dievakuasi ke lokasi pengungsian dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, tokoh agama setempat turut berperan aktif dengan menyampaikan himbauan melalui masjid agar masyarakat tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mematuhi arahan petugas selama banjir berlangsung.
Saat ini tercatat sebanyak 15 orang warga mengungsi dan telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari bidan desa serta tenaga kesehatan Puskesmas setempat. Warga berharap adanya bantuan logistik berupa makanan, minuman, serta kebutuhan bayi. Harapan tersebut sejalan dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang saat meninjau langsung lokasi banjir di Desa Pasir Ampo beberapa waktu lalu yang didampingi Kapolresta Tangerang.
Selain bantuan logistik, warga juga meminta agar dapur umum segera didirikan guna memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi. Mereka berharap pemerintah daerah, BPBD Kabupaten Tangerang maupun Provinsi Banten, serta para donatur dapat segera turun tangan untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir.
Hingga berita ini diturunkan, hujan masih terus mengguyur wilayah Kecamatan Kresek dan Gunung Kaler, sementara debit air dilaporkan terus meningkat. Warga sangat membutuhkan bantuan perahu karet untuk proses evakuasi lanjutan demi menjamin keselamatan masyarakat di wilayah tersebut.
(Sb–Alex)



