PURWOKERTO, ifakta.co – Bunga lawang (Illicium verum) berasal dari wilayah Tiongkok bagian selatan dan Vietnam. Rempah ini merupakan buah kering dari pohon cemara Cina yang memiliki bentuk menyerupai bintang dan aroma manis yang khas.

Sejak ribuan tahun lalu, bunga lawang telah dimanfaatkan sebagai bumbu dalam berbagai masakan Asia sekaligus bahan pengobatan tradisional. Seiring berkembangnya jalur perdagangan rempah, penggunaannya kemudian meluas ke berbagai belahan dunia.

Komposisi Alami dan Nutrisi Bunga Lawang

Iklan

Bunga lawang hampir tidak memiliki kandungan makronutrien seperti karbohidrat, lemak, dan protein, maupun mikronutrien berupa vitamin dan mineral. Kendati demikian, rempah ini kaya akan senyawa bioaktif yang berperan penting bagi kesehatan tubuh. Beberapa senyawa tersebut meliputi tanin, anetol, linalool, limonene, flavonoid seperti quercetin, kaempferol, dan antosianin, serta asam shikimat dan asam galat.

Khasiat Bunga Lawang bagi Kesehatan

  • Bersifat antivirus, antijamur, dan antibakteri

Bunga lawang mengandung asam shikimat, anetol, dan linalool yang berperan dalam melawan virus (termasuk influenza), menghambat pertumbuhan jamur seperti Candida albicans, serta menekan perkembangan bakteri, bahkan yang resisten terhadap antibiotik.

  • Kaya antioksidan dan melawan radikal bebas

Senyawa flavonoid dan senyawa aktif lainnya berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan paparan polusi.

  • Bersifat antiradang

Kandungan antioksidan dalam bunga lawang membantu meredakan peradangan yang muncul akibat infeksi maupun gangguan pada tubuh.

  • Berpotensi sebagai antikanker

Beberapa penelitian awal menunjukkan senyawa dalam bunga lawang memiliki aktivitas antikanker, meski temuan ini masih terbatas pada uji laboratorium dan hewan.

  • Menjaga kesehatan saluran pernapasan

Bunga lawang dipercaya membantu meredakan flu, batuk, dan sakit tenggorokan dengan cara mengurangi peradangan dan membantu melawan infeksi.

  • Mendukung kesehatan pencernaan

Rempah ini bermanfaat untuk meredakan perut kembung, kram, serta membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus.

  • Memberikan efek menenangkan dan meningkatkan kualitas tidur

Bunga lawang memiliki sifat sedatif ringan yang dapat membantu meredakan stres, membuat tubuh lebih rileks, dan membantu tidur lebih nyenyak.

  • Bermanfaat untuk kesehatan kulit

Kandungan antioksidannya membantu memperlambat penuaan dini, menjaga elastisitas kulit, serta mengurangi risiko munculnya keriput.

Cara Konsumsi yang Dianjurkan

Kembang lawang dapat dimanfaatkan dengan beragam cara sesuai kebutuhan. Rempah ini dapat digunakan sebagai bumbu masakan, baik dalam bentuk utuh maupun bubuk, untuk menambah aroma dan cita rasa pada hidangan seperti sup, kari, atau semur. Selain itu, kembang lawang juga dapat diolah menjadi teh herbal dengan cara menyeduhnya menggunakan air panas selama beberapa menit sebelum disaring dan diminum. Dalam bentuk lain, kembang lawang tersedia sebagai minyak esensial yang dapat digunakan untuk keperluan aromaterapi atau pijat.

Adapun dosis dan cara penggunaan yang tepat dapat berbeda pada setiap individu, bergantung pada tujuan pemakaian serta kondisi kesehatan. Oleh karena itu, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli herbal sebelum menggunakannya secara rutin.

Sumber: Alodokter.com, Klikdokter.com

(naf/kho)