JAKARTA, Ifakta.co — Buku memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans terus menyedot perhatian publik. Karya yang dapat diakses secara gratis ini telah dibaca jutaan kali dan menjadi pemantik kesadaran kolektif tentang bahaya child grooming, isu sensitif yang kerap luput dari pembahasan terbuka.
Melalui Broken Strings, Aurelie membuka luka lama yang selama bertahun-tahun ia simpan rapat. Aktris tersebut mengisahkan pengalaman pahitnya menjadi korban child grooming saat masih berusia 15 tahun sebuah relasi manipulatif dengan pasangan yang jauh lebih tua, yang berujung pada kekerasan seksual dan trauma berkepanjangan.
Aurelie mengungkapkan bahwa memoar tersebut awalnya tidak pernah diniatkan untuk publik. Broken Strings ditulis sebagai catatan pribadi, ruang aman untuk menumpahkan rasa sakit sekaligus upaya menyembuhkan luka batin yang ia bawa sejak remaja.
Iklan
Orang pertama yang membaca memoar itu adalah sang suami, Tyler Bigenho. Dari sanalah keputusan besar lahir. Tyler meyakinkan Aurelie bahwa kisah tersebut terlalu penting untuk dipendam sendiri dan berpotensi menjadi cahaya bagi banyak penyintas lain.
“Setelah suamiku membacanya, dia mengatakan bahwa cerita ini terlalu penting untuk disimpan sendiri dan bisa membantu banyak orang,” ujar Aurelie Moeremans kepada awak media, dikutip Kamis (15/1).
Dukungan Tyler tak berhenti pada dorongan moral. Aurelie menyebut suaminya percaya penuh bahwa keberaniannya berbagi kisah dapat memberi dampak nyata, khususnya bagi mereka yang pernah mengalami situasi serupa.
“Dia sangat bangga dan percaya ceritaku bisa membawa dampak besar untuk orang lain,” tutur Aurelie.
Sementara itu, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Tyler Bigenho menyampaikan pesan reflektif yang menyentuh, khususnya kepada para pria. Dokter asal Amerika Serikat itu menekankan pentingnya komitmen dan tanggung jawab dalam mencintai pasangan.
“Untuk semua pria di luar sana, ketika kalian menemukan wanita yang tepat, dedikasikan hidup kalian untuk melindunginya dan berkomitmen padanya untuk selamanya,” tulis Tyler. “Semuanya akan indah setelah itu.”
Tyler Bigenho dan Aurelie Moeremans resmi menikah pada akhir 2024. Kini, pasangan tersebut tengah menantikan kelahiran anak pertama mereka—sebuah fase baru yang menandai perjalanan hidup Aurelie dari luka, pemulihan, hingga harapan.
Lewat Broken Strings, Aurelie Moeremans tak hanya menuliskan kisah pribadinya, tetapi juga mengubah trauma menjadi suara, dan suara itu kini menggema, memberi keberanian bagi banyak orang untuk tidak lagi diam



