Surabaya, ifakta.co – Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) V menegaskan komitmen dukungannya terhadap keselamatan pelayaran dengan berpartisipasi aktif dalam Kampanye Keselamatan Pelayaran Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak ini diisi dengan latihan simulasi tanggap darurat penanganan kebakaran serta evakuasi penumpang meninggalkan kapal di perairan Surabaya, Selasa, 3 November 2026.
Komandan Kodaeral V Laksamana Muda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., diwakili oleh Perwira Staf Operasi (Pasops) Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral V Letkol Laut (P) Agus Supriyadi dalam pembukaan kegiatan latihan.
Dukungan nyata ditunjukkan Kodaeral V dengan mengerahkan unit Sea Raider guna memperkuat taktis skenario penyelamatan dan evakuasi korbannya di laut (search and rescue).
Latihan ini dirancang untuk menguji serta meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi keadaan darurat di atas armada kapal, mulai dari pemadaman titik api awal hingga prosedur penyelamatan penumpang menuju tempat aman. Kecepatan respons (response time) dan koordinasi lintas unsur menjadi indikator utama keberhasilan operasi keselamatan laut tersebut.
Sinergi berkelanjutan antara Kodaeral V, KSOP Utama Tanjung Perak, serta pemangku kepentingan (stakeholders) kemaritiman menjadi modal vital dalam meminimalkan risiko kecelakaan pelayaran.
Melalui kolaborasi simulasi berkesinambungan ini, instansi gabungan berharap dapat menjamin keamanan para penumpang dan awak kapal sekaligus mewujudkan iklim pelayaran nasional yang tertib, aman, dan berstandardisasi tinggi.
(yess/mby)


























